KONTEKS.CO.ID - Meski pola permainan pasangan ganda Malaysia kini dinilai mulai bisa dibaca lawan, khususnya Indonesia, pelatih kepala ganda putra nasional, Herry IP, menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan bukan kejutan.
Menurutnya, setiap pelatih pasti memiliki perencanaan dan taktik masing-masing yang diterapkan kepada para pemain agar bisa tampil lebih baik di lapangan.
Ia menambahkan, para pemain juga sering bertemu satu sama lain di berbagai turnamen, sehingga situasi tersebut memberi kesempatan bagi lawan untuk mempelajari karakter permainan mereka lebih mendalam.
Baca Juga: Termasuk Indonesia, Delapan Negara Sampaikan Keprihatinan dengan Memburuknya Situasi Gaza
"Sebelum saya datang, mungkin negara lain sudah mengetahui gaya bermain pemain Malaysia,” katanya seperti dikutip dari Harian Metro Malaysia.
“Setelah saya melakukan beberapa perubahan, mungkin mereka sempat terkejut, tetapi saya sendiri tidak sepenuhnya yakin.”
Sebagai catatan, sejak Herry IP membesut sektor ganda putra, ia berhasil membawa Aaron Chia/Soh Wooi Yik meraih tiga gelar musim lalu, yaitu Kejuaraan Asia, Thailand Open, dan Singapore Open.
Baca Juga: Video Keributan di Kantor Bank Muamalat Viral, Nasabah Tuntut Kejelasan Dana Miliaran
Sementara, Man Wei Chong–Tee Kai Wun menjuarai Indonesia Masters dan Malaysia Masters.
Namun, pada akhir musim lalu, pasangan Malaysia kerap kalah dari dua pasangan ganda Indonesia, yaitu Sabar Karyaman Gutama/Reza Pahlevi serta Fajar Alfian/Shohibul Fikri.
Hal itu menjadi sinyal kuat bahwa lawan sudah memahami ritme permainan Malaysia serta taktik yang diterapkan Herry.
Baca Juga: Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Judi Online Internasional, Jejaring T6 hingga 1XBET Terungkap
Sementara, Wei Chong mengakui ganda putra Indonesia juga semakin berkembang dan memberikan perlawanan yang sangat ketat.
"Strategi mereka hampir sama dengan kami, tetapi mereka lebih konsisten, dan itu yang membuat kami lebih sering kalah,” Herry IP.
Artikel Terkait
Chia-Soh Kalah dari Fajar-Fikri China Open 2025, Kutukan Super 1.000 Berlanjut: Gagalnya Sihir Herry IP?
Ambisi Herry IP Bawa Ganda Putra Malaysia Raih Gelar di Kejuaraan Dunia 2025, Begini Komentarnya
Herry IP Resah, Minta Malaysia Bersatu di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2025, Ini Sebabnya
Bikin Malu Anak Asuh Herry IP: Kalahkan Man-Tee, Ganda Putra Sabar-Reza Melangkah ke Final Hylo Open 2025