“Ada sekitar 30 negara peserta, jadi ini pengalaman luar biasa,” katanya.
Baca Juga: Indonesia Ekspor 15 Ton Kopi Arabika Premium Argopuro ke Arab Saudi, Nilainya Miliaran Rupiah
“Kesempatan ini sangat berharga karena lokasi turnamen dekat, sehingga memungkinkan kami ikut serta,” ia menambahkan.
Para pemain pun menunjukkan antusiasme tinggi, apalagi ini turnamen besar tingkat dunia.
“Ini pertama kali saya ikut turnamen besar, jadi saya gugup sekaligus bersemangat,” kata Pema Tenzin.
Baca Juga: Smelter Rampasan Diserahkan ke PT Timah, Prabowo Jadi Saksi: Rp300 Triliun Pasti Aman!
“Saya belajar banyak dari kamp ini dan mendapat banyak teman baru.”
Sementara itu, Yangchen Dolkar menyebut dirinya bangga bisa mewakili Bhutan di ajang dunia, walau Bhutan tergabung di grup yang berat bersama Polandia, Korea, Rumania, dan Hungaria.
“Meski peluang menembus babak lanjutan cukup sulit, target kami adalah mendapatkan pengalaman berharga untuk membangun fondasi masa depan bulu tangkis Bhutan,” ujarnya seperti dilansir dari berita di BWF.***
Artikel Terkait
Misteri 7 Pemain Bulu Tangkis Indonesia Terseret Kasus Pengaturan Skor
Kenali Format Baru Penghitungan Poin di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2025, Relay 3x45 dan Skor 15x3
Skuad Indonesia Gelar Simulasi Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2025
Main di Kandang, Pemain-Pemain Bulu Tangkis Senior India Beri Wejangan para Junior
Keyakinan India Bersaing dengan Indonesia dan China di Kejuaraan Dunia Junior Bulu Tangkis 2025