• Sabtu, 18 April 2026

Menilik Evolusi Sistem Poin di Bulu Tangkis, dari 15 ke 21 dan Kini Uji Coba 45

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Minggu, 22 Juni 2025 | 19:15 WIB
Ganda putra Bagas-Fikri menjadi salah satu pasangan yang dipuji fan bulu tangkis nasional di semifinal Piala Sudirman 2025. (PP PBSI)
Ganda putra Bagas-Fikri menjadi salah satu pasangan yang dipuji fan bulu tangkis nasional di semifinal Piala Sudirman 2025. (PP PBSI)

Tujuannya sederhana, yaitu membuat pertandingan lebih cepat, dinamis, dan lebih cocok untuk disiarkan televisi.

Sistem ini juga berlaku seragam di semua kategori: tunggal, ganda, pria maupun wanita.

Sejak diberlakukan, sistem 3x21 ini masih digunakan hingga hari ini dan diakui sebagai format resmi oleh BWF untuk semua Kejuaraan Dunia dan Olimpiade.

Upaya pengembangan sempat dilakukan kembali pada 2014 dan 2018 dengan usulan sistem 5x11 poin, tetapi belum memperoleh konsensus untuk diterapkan secara permanen.

Meski terlihat sederhana, sistem poin dalam bulu tangkis punya dampak besar terhadap strategi permainan.

Baca Juga: 20 Atlet Bakal Tanding di Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior 2025, Ini Daftar Pemain Muda Terbaik Indonesia

Pemain harus berpikir lebih agresif dalam reli karena setiap kesalahan langsung menguntungkan lawan.

Hal ini juga membuat permainan lebih menegangkan dan atraktif bagi penonton.

Saat ini BWF masih membuka ruang diskusi dan pengujian.

Misalnya, penggunaan sistem estafet tim yang diperbarui dalam turnamen beregu campuran.

Baca Juga: Deretan Rekor Unik di Bulu Tangkis yang Perlu Anda Tahu, Ada Laga Cuma 6 Menit!

Format ini akan menggunakan sistem best-of-three (terbaik dari tiga set) hingga 45 poin.

Total poin itu dengan setiap set terdiri dari lima pertandingan, masing-masing tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran.

Versi awal sistem estafet telah diperkenalkan pada Kejuaraan Dunia Beregu Campuran Junior BWF 2024 di China.

Baca Juga: Ironis, Ada 2 Eks Penghuni Pelatnas PBSI di Balik Ganda Putra Malaysia Juara Badminton Asia Championships 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X