nasional

Kementerian Pertahanan Masih Hati-Hati Menyikapi Temuan Alat Sensor Bawah Laut di Selat Lombok

Jumat, 17 April 2026 | 12:57 WIB
Alat sensor bawah laut yang diduga milik China yang ditemukan di Selat Lombok. (Istimewa)

KONTEKS.CO.ID - Kementerian Pertahanan menegaskan bersikap hati-hati dalam menyikapi temuan perangkat bawah laut misterius di perairan strategis Selat Lombok, NTB, beberapa waktu lalu.

Perangkat berbentuk torpedo sepanjang 3,7 meter itu sebelumnya ditemukan nelayan di utara Pulau Gili Trawangan.

Benda itu telah diamankan TNI Angkatan Laut untuk kepentingan investigasi lebih lanjut.

Baca Juga: Korea Tinggalkan Pemain Andalan, Thomas Cup 2026 Jadi Ajang Pertaruhan Generasi Baru

Kepala Biro Informasi Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait, menekankan pemerintah belum akan mengambil kesimpulan sebelum proses pemeriksaan rampung.

“Kami tidak ingin menarik kesimpulan prematur atau berspekulasi sebelum hasil resmi tersedia,” ujarnya.

Menurutnya, langkah utama saat ini adalah memastikan identifikasi menyeluruh terhadap alat tersebut.

Baca Juga: 209 Prajurit TNI AD Evakuasi Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar

Termasuk asal-usul, fungsi, serta data yang kemungkinan tersimpan di dalamnya.

Temuan ini menjadi perhatian karena lokasi penemuan berada di Selat Lombok.

Sebab, selat itu merupakan jalur penting yang menghubungkan Samudra Hindia dan Pasifik.

Baca Juga: KPK Garap Dua Pejabat Bank Indonesia Soal Aliran Dana CSR

Selain itu memiliki nilai strategis tinggi, baik secara ekonomi maupun pertahanan.

Sejumlah analis pertahanan sebelumnya mengaitkan perangkat tersebut dengan sistem pemantauan bawah laut.

Halaman:

Tags

Terkini