KONTEKS.CO.ID - Pemerintah mulai memulangkan puluhan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran.
Hal itu seiring meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Kementerian Luar Negeri menyatakan sebanyak 45 WNI dipulangkan secara bertahap dalam tiga gelombang.
Pemulangan dilakukan pada 14 hingga 16 April 2026 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Gelombang pertama tiba pada Selasa lalu pukul 18.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baku, Azerbaijan.
Setibanya di Tanah Air, para WNI langsung diserahkan kepada instansi terkait, termasuk dinas sosial dan penghubung pemerintah daerah asal.
Baca Juga: Jaringan Perdagangan Satwa Dilindungi Dibongkar, 11 Tersangka Ditangkap, Komodo Korban Terbanyak
Mereka kemudian difasilitasi untuk melanjutkan perjalanan kembali ke kampung halaman masing-masing di Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Lampung.
Gelombang kedua tiba pada Rabu, sementara rombongan terakhir dijadwalkan mendarat pada Kamis, juga melalui pintu masuk utama di Jakarta.
Evakuasi ini merupakan bagian dari respons pemerintah yang dikoordinasikan Kementerian Luar Negeri RI bersama perwakilan di luar negeri, termasuk KBRI Teheran dan KBRI Baku.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan keselamatan WNI di tengah situasi keamanan yang terus memburuk.
Berdasarkan data KBRI Teheran per 7 April 2026, masih terdapat 281 WNI yang berada di Iran.