KONTEKS.CO.ID - Pemerintah telah mengirimkan undangan resmi kepada para mantan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, beserta keluarga mereka, untuk menghadiri Upacara Pengibaran Bendera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025.
Undangan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Jumat lalu.
Dalam daftar tamu kehormatan tersebut, turut diundang pula nama-nama seperti mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo.
Ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk merayakan tonggak sejarah kemerdekaan bangsa bersama seluruh elemen kepemimpinan negara.
Baca Juga: Rayakan HUT RI, Mercedes-Benz Kirim 16 Mobil Listrik Mewah ke IKN
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang menjadi sejarah dengan pelaksanaan upacara di dua lokasi (Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur dan Istana Negara di Jakarta), tahun ini Upacara Pengibaran Bendera akan dipusatkan kembali di Istana Negara, Jakarta.
Prasetyo Hadi menambahkan perwakilan pemerintah telah mengunjungi para mantan pemimpin tersebut untuk menyampaikan undangan secara langsung dan informal.
Hingga Jumat, beberapa dari para undangan telah mengonfirmasi kesediaan mereka untuk bergabung dalam upacara akbar ini.
Namun, mereka memberi catatan jika tidak ada halangan mendadak yang tak terduga.
Baca Juga: Upacara HUT RI di IKN Telan Anggaran Rp87 Miliar, Bengkak 63 Persen
Persiapan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI semakin terasa.
Pada Rabu lalu, Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan logo dan tema perayaan tahun ini.
Tema dan logo tersebut secara khusus menyoroti pesan-pesan penting seperti persatuan, kedaulatan, kesejahteraan rakyat, dan visi Indonesia Maju.
Peringatan 80 tahun kemerdekaan ini diharapkan menjadi momen refleksi dan pengukuhan semangat kebangsaan, merangkul seluruh komponen bangsa dalam satu tujuan: memajukan Indonesia.***