KONTEKS.CO.ID - Bukan hanya menteri Kabinet Merah Putih yang merapat ke kediaman mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Solo, Jateng, saat Presiden Prabowo Subianto kunjungan kerja ke luar negeri.
Kalangan pemimpin daerah juga demikian. Salah satunya Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Khofifah Indar Parawansa menyambangi rumah Jokowi di Jalan Kutai Utara No 1, Kelurahan Sumber, Kota Solo, bersama dua pucuk pimpinan Polri dan TNI AD di Jawa Timur.
Baca Juga: Lima Perusahaan Taipan Surya Darmadi Rugikan Negara Rp4,79 Triliun
Terlihat Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin kompak mengenakan seragam dinasnya.
Seusai bertemu dengan Presiden Ke-7 RI, Khofifah berharap pengusaha tak melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) terhadap karyawannya. Hal yang mungkin di saat perang tarif antarnegara yang memanas.
"Sebenarnya dampak ekonomi trade war atau perang tarif antara Amerika dan China, di antaranya itu terjadi di seluruh dunia," katanya di Solo, Jawa Tengah, Selasa 15 April 2025.
Baca Juga: Puan Maharani Jelaskan Alasan Kongres PDIP Resmi Mundur Lagi
Terkait dampak perang dagang, Pemprov Jatim melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasinya.
"Saya katakan secara personal, kami berkomunikasi dengan pemilik perusahaan-perusahaan besar. Kami juga mengundang Apindo terutama yang karyawannya di atas 4.000 orang," tuturnya.
Dia mengatakan, menghadapi kondisi perekonomian yang ada, prinsip dasarnya ialah tak ada PHK karyawan. Yang diharapkan hanya ada pengurangan produksi dan jam kerja. "Maksimal tindakan pengurangan hari kerja," kata Gubernur Jatim dua periode itu.
Baca Juga: Lawan Gemini 2.5, ChatGPT Kenalkan GPT-4.1 yang Punya Selera Humor
Pihaknya meminta pengusaha membuat langkah yang tidak menimbulkan kegalauan, kekhawatiran serta kegusaran.
Menariknya, langkah-langkah yang ditempuh oleh Pemprov Jawa Timur disampaikan langsung kepada Jokowi.
Dari "curhatan" itu, Khofifah mengaku mendapatkan banyak masukan dari Jokowi. Sayangnya, dia menolak menyampaikan apa yang Jokowi sampaikan kepada dirinya. "Banyak (masukan)," kelitnya. ***