metro

Awas! Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Jabodetabek Sepekan ke Depan

Selasa, 4 Maret 2025 | 11:15 WIB
BMKG peringatkan cuaca ekstrem, akan terjadi di Jabodetabek sepekan ke depan (Foto: canva.com)

 

KONTEKS.CO.ID - Banjir imbas hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) terjadi pada Selasa, 4 Maret 2025.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati mengatakan, hujan lebat disebabkan sejumlah faktor.

BMKG, kata Dwikorita, mendeteksi sejumlah gelombang di atmosfer seperti, Rossby Ekuatorial.

Baca Juga: Banjir di Bekasi: Ribuan Kepala Keluarga Terdampak, Evakuasi Terkendala Arus Deras

"Kemudian juga gelombang Kelvin. Kemudian terjadi low pressure area dan pertemuan beberapa belokan dan pertemuan angin dari berbagai arah," ungkap Dwikorita di akun Instagram BMKG, Selasa 4 Maret 2025.

Lantaran itu, lanjutnya, diprediksi akan berpotensi terjadi hujan lebat, sangat lebat, dapat berkembang menjadi ekstrem.

"Terutama di sebagian besar Sumatra dan Jawa, serta Kalimantan bagian barat dan tengah, kemudian juga di Sulawesi bagian utara, Maluku utara serta kepulauan Papua yang dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi," jelasnya.

Baca Juga: Banjir Rendam 62 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta, Ketinggian Hingga 1 Meter

Pihaknya, kata Dwikorita, memprediksi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek hingga sepekan ke depan.

Lantaran itu, BMKG akan terus memperbarui informasi dan peringatan dini cuaca ekstrem.

Sementara itu, Dwikorita mengatakan, penyebab banjir kali ini berbeda dari banjir besar yang terjadi pada 2020 lalu.

Baca Juga: Fakta Film No Other Land, Kisah Nyata Jurnalis Palestina dan Israel yang Menang Piala Oscar 2025

Saat itu, jelasnya, banjir disebabkan oleh fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan seruakan dingin atau cold surge dari dataran tinggi Asia.

Halaman:

Tags

Terkini