• Sabtu, 18 April 2026

Mengintip Fenomena Treatonomics, Kemewahan Kecil Pereda Pilu Gen Z di Tengah Krisis Ekonomi

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 15:35 WIB
Fenomena Treatonomics di tengah krisis ekonomi yang dilakukan gen Z (Pixabay/preiking)
Fenomena Treatonomics di tengah krisis ekonomi yang dilakukan gen Z (Pixabay/preiking)

"Pada 2025, Gen Z menyumbang 34 persen pengguna baru platform lelang digital dan 54 persen pembeli koleksi untuk pertama kalinya," imbuhnya.

Dijelaskan, pola belanja generasi muda ini dipengaruhi tiga hal utama, yakni nostalgia dengan sentuhan modern, pengaruh media sosial, dan pandangan bahwa koleksi adalah aset investasi.

Baca Juga: Dari Letjen ke Bintang 4! Prabowo Anugerahi Pangkat Jenderal Kehormatan untuk Sjafrie Sjamsoeddin

Strategi kelangkaan dan fear of missing out (FOMO) juga membuat orang terdorong membeli berulang kali.

Ditambah kekuatan media sosial, tren yang awalnya kecil bisa meledak menjadi fenomena global tanpa perlu iklan besar-besaran.

Kini, para pelaku industri yang mampu memahami perpaduan antara nilai emosional dan daya tarik digital punya peluang besar.

Bagi konsumen, sebagian menilai ihwal membeli Labubu atau bebek karet bukan berarti boros, melainkan cara menjaga kewarasan di tengah ekonomi yang penuh tekanan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X