• Sabtu, 18 April 2026

Staf UIN Makassar Meninggal, Syok Terkait Kasus Uang Palsu

Photo Author
Eko Priliawito, Konteks.co.id
- Minggu, 22 Desember 2024 | 12:56 WIB
Keterangan pers terkait pengungakapan sindikat uang palsu di di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
Keterangan pers terkait pengungakapan sindikat uang palsu di di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Yudhiawan, aktivitas produksi uang palsu tersebut dimulai sejak Juni 2010 dan terus berlanjut hingga 2012 sebelum sempat dihentikan untuk persiapan lebih matang.

 

Produksi Uang Palsu Aktif Lagi 2022

 

Setelah sempat vakum, sindikat ini kembali merencanakan produksi uang palsu pada Juli 2022. Persiapan tersebut melibatkan pembelian alat cetak dan kertas khusus dari China.

 

Pada Mei 2024, produksi uang palsu akhirnya dimulai. Mesin cetak yang digunakan diketahui memiliki nilai fantastis, yakni Rp 600 juta.

"Proses produksi ini menggunakan mesin cetak yang dibeli di Surabaya, tetapi diimpor dari China," ujar Yudhiawan.

 

Terdapat dua lokasi utama yang digunakan sebagai tempat produksi uang palsu, yaitu sebuah rumah di Jalan Sunu, Kota Makassar, dan gedung perpustakaan UIN Alauddin di Kabupaten Gowa.

Pada September 2024, alat cetak dipindahkan ke gedung perpustakaan atas perintah Andi Ibrahim.

Baca Juga: Jadwal Contraflow di Tol Jagorawi dan Cikampek Selama Libur Nataru

Selama proses peredaran, sindikat ini menggunakan grup WhatsApp untuk berkomunikasi dan menawarkan uang palsu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eko Priliawito

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X