• Sabtu, 18 April 2026

Rupiah Menguat ke Level Rp16.401 per USD, Ini Faktornya

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Senin, 4 Agustus 2025 | 18:33 WIB
Rupiah Naik Tipis Lawan Dolar AS, Sinyal Damai Dagang dan Potensi Pemangkasan Suku Bunga Jadi Angin Segar. (Canva.com)
Rupiah Naik Tipis Lawan Dolar AS, Sinyal Damai Dagang dan Potensi Pemangkasan Suku Bunga Jadi Angin Segar. (Canva.com)

Dari dalam negeri, Ibrahim menyoroti pergerakan inflasi inti yang mencerminkan kondisi daya beli masyarakat.

Menurutnya, secara tahunan daya beli menunjukkan perlambatan sejak Mei 2025.

Namun demikian, inflasi inti secara bulanan justru meningkat dari 0,07 persen pada Juni menjadi 0,13 persen di bulan Juli.

Baca Juga: Rupiah Bangkit Sangat Tipis Usai Terpuruk, Pasar Waspada di Tengah Tarik Ulur Ekonomi Global

Beberapa komoditas turut menyumbang inflasi inti, salah satunya adalah emas perhiasan dengan kontribusi sebesar 0,46 persen.

Ibrahim juga menambahkan bahwa meskipun inflasi inti melandai, para ekonom tetap mencermati kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang dipicu oleh tekanan harga pangan, dengan inflasi tahunan mencapai 3,82 persen pada Juli 2025.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X