• Sabtu, 18 April 2026

Rupiah Bangkit Sangat Tipis Usai Terpuruk, Pasar Waspada di Tengah Tarik Ulur Ekonomi Global

Photo Author
Firman Ramadhan, Konteks.co.id
- Rabu, 30 Juli 2025 | 16:40 WIB
Rupiah Bangkit Tipis Usai Terpuruk, Pasar Waspada di Tengah Tarik Ulur Ekonomi Global. (Freepik.com)
Rupiah Bangkit Tipis Usai Terpuruk, Pasar Waspada di Tengah Tarik Ulur Ekonomi Global. (Freepik.com)

KONTEKS.CO.ID - Setelah melemah selama tiga hari berturut-turut, nilai tukar rupiah akhirnya mencatatkan rebound tipis pada Rabu, 30 Juli 2025.

Rupiah menguat Rp4 atau 0,02 persen ke level Rp16.405 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kurs referensi Jisdor yang diterbitkan Bank Indonesia juga menunjukkan penguatan sebesar Rp12 ke posisi Rp16.387 per dolar AS.

Baca Juga: Penting Dibaca Pekerja Migran Indonesia: Jepang Hapus Sistem Kerja Magang Mulai 2027

Ini merupakan pergerakan positif pertama setelah sebelumnya tertekan sentimen global.

Penguatan ini terjadi sejalan dengan tren mayoritas mata uang Asia yang ikut menguat terhadap dolar AS hari ini.

Dukungan dari Sentimen Global

Shier Lee Lim, analis Convera yang berbasis di Singapura, menilai bahwa perbaikan sentimen global menjadi pemicu utama penguatan ini.

Baca Juga: Seskab Teddy Diusulkan Jadi Duta Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Beliau Serius Banget dari Awal

"Data tenaga kerja AS yang lebih lemah serta meningkatnya permintaan terhadap surat utang AS membuat pelaku pasar lebih terbuka terhadap risiko, termasuk mata uang negara berkembang," jelasnya.

Selain itu, proses negosiasi dagang antara AS dan China yang kembali menggeliat turut membantu meredam tekanan terhadap mata uang Asia.

Hal ini menjadi penopang stabilitas di tengah kekhawatiran terhadap arah kebijakan suku bunga The Fed dan fluktuasi pasar komoditas global.

Faktor Domestik Juga Berperan

Baca Juga: Nokia Coba Perluas Akses Internet Terjangkau di Indonesia

Dari dalam negeri, kondisi fundamental Indonesia tetap solid.

Neraca perdagangan yang konsisten surplus serta pengelolaan fiskal yang dianggap disiplin menjadi perisai tambahan bagi rupiah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X