• Sabtu, 18 April 2026

Ekor Helikopter yang Hilang Kontak di Sekadau Kalbar Ditemukan, Ini Lokasi Tepatnya

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB
Ekor helikopter jatuh di Sekadau ditemukan (Foto: Istimewa)
Ekor helikopter jatuh di Sekadau ditemukan (Foto: Istimewa)

KONTEKS.CO.ID - Ekor Helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar) ditemukan. Ini lokasinya.

Kepala Basarnas Marsdya TNI Mohammad Syafii menyampaikan, helikopter itu hilang kontak pukul 08.39 WIB.

5 menit kemudian, kata Syafii, proses pencarian langsung dilakukan menggunakan Heli Super Puma TNI AU pada pukul 13.10 WIB dan menemukan ekor heli yang hilang.

Baca Juga: Ombudsman Minta Maaf! Ketua Hery Susanto Tersangka Suap Rp1,5 M, Kelembagaan Pastikan Layanan Tetap Jalan

Pada pukul 15.25 WIB, lanjut Syafii, Heli Super Puma TNI AU kembali ke Lanud Supadio.
"Hasil pemantauan ditemukan serpihan yang diduga ekor pesawat Helikopter Airbus H130 PK-CFX pada jarak kurang lebih 3 km ke arah Barat dari titik awal hilang kontak,” ungkap Syafii dalam keterangannya, Kamis 16 April 2026.

Temuan itu kemudian diinformasikan ke tim darat yang masih berupaya menembus lokasi.
Pasalnya, lokasi hilang kontak heli itu tertutup topografi perbukitan tebal.

"Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Perangkat Desa, dan Potensi SAR Kabupaten Sintang masih berupaya menembus titik koordinat pancaran sinyal alat penunjuk lokasi (ELT)," jelasnya.

Sebelumnya, helikopter dengan registrasi PK-CFX yang hilang kontak di Sekadau, Kalimantan Barat, Kamis 16 April 2026.

Helikopter milik PT Matthew Air itu dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Kabupaten Melawi menuju Kabupaten Kubu Raya.

Baca Juga: Intip Harta Ketua Ombudsman plus Biodata Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Kasus Korupsi Nikel

Sebanyak delapan penumpang terdiri atas enam penumpang dan dua kru dilaporkan ikut dalam penerbangan.

Berdasarkan informasi, helikopter tersebut diawaki dua kru, yakni pilot Capt Marindra W dan EOB Harun Arasyid serta enam penumpang, yaitu Patrick K, Victor T., Charles L., Joko C., Fauzie O., dan Sugito.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Edy Prakoso mengatakan, pihaknya sudah memberangkatkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Tim itu berasal dari Kantor SAR Pontianak dan Pos SAR Sintang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X