Pesawat Cessna 208 Caravan dengan nomor registrasi PK-SNS tersebut dilaporkan mengalami kendala teknis pada mesin.
Baca Juga: Ini Manifest Penerbangan Pesawat Smart Air yang Mendarat Darurat di Pantai Dekat Bandara Nabire
Dalam penerbangan itu, pesawat dikendalikan oleh Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K bersama Second in Command (SIC) FO. Baguss, serta membawa 13 penumpang.
Berdasarkan Occurrence Report dari Safety & Quality Department PT Smart Cakrawala Aviation, gangguan mesin menyebabkan penurunan daya dorong (thrust power).
Demi menjaga keselamatan penerbangan, PIC sempat memutuskan kembali ke bandara asal atau Return To Base (RTB).
Namun, karena performa mesin terus menurun, pilot akhirnya memilih melakukan pendaratan darurat di sekitar bibir pantai Bandara Nabire.
Usai kejadian, Safety & Quality Department PT Smart Cakrawala Aviation langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Hal itu guna penanganan lanjutan dan proses investigasi.
Selain itu, laporan kejadian juga telah disampaikan kepada Direktur DKPPU, Kepala Subdirektorat Kelaikudaraan, serta Ketua Tim Pengawasan Kelaikudaraan/POI/PAI Group.
Laporan tersebut untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.***
Artikel Terkait
Tim SAR Temukan 6 Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
Pilu! Kakak Pramugari Olen, Florencia Wibisono Ungkap Komunikasi Terakhir Sebelum Pesawat Jatuh
Operasi SAR Terakhir, Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Gunung Bukusaraung
Pesawat Cessna Smart Air Mendarat Darurat di Pantai Bandara Nabire, 13 Penumpang Selamat
Ini Manifest Penerbangan Pesawat Smart Air yang Mendarat Darurat di Pantai Dekat Bandara Nabire