• Sabtu, 18 April 2026

Libatkan TNI AU, BMKG dan Pemprov Jabar Gelar Operasi Modifikasi Cuaca sampai 29 Januari 2026

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Selasa, 27 Januari 2026 | 14:36 WIB
Tim Operasi Modifikasi Cuaca BMKG siap melakukan OMC di wilayah Jawa Barat.   (Foto: BMKG)
Tim Operasi Modifikasi Cuaca BMKG siap melakukan OMC di wilayah Jawa Barat. (Foto: BMKG)

KONTEKS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Pemprov Jawa Barat melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jabar.

Operasi modifikasi cuaca yang dipusatkan di Pangkalan TNI AU (Lanud) Husein Sastranegara, Bandung, ini dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta TNI Angkatan Udara.

Rencananya, OMC di wilayah Jawa Barat akan dilakukan hingga 29 Januari 2026.

Baca Juga: Belasan Rumah, Ruko, Gedung Madrasah di Pasar Kasongan Kebakaran, Puslabfor Hari Ini Turun Tangan 

Direktur OMC BMKG, Budi Harsoyo, menuturkan, operasi ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda sejumlah titik di Jawa Barat dalam beberapa hari ke depan.

Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, dengan cara meredistribusi atau mengurangi curah hujan tinggi sebelum masuk ke wilayah padat penduduk atau area rawan bencana.

“TNI Angkatan Udara mengerahkan satu armada pesawat Cassa 212 dengan nomor registrasi A-2107 dalam operasi ini. Tim melaksanakan sorti satu pada pukul 09.50 WIB dengan fokus menyemai awan di wilayah Jatiluhur,” kata Budi, mengutip Selasa 27 Januari 2026.

Baca Juga: Kemitraan Ritel Dorong Pengusaha UMKM Perkuat Ekonomi Nasional

“Upaya ini secara spesifik membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik di daerah terdampak tanah longsor, khususnya di Desa Pasir Langu, Cisarua,” sebut Budi.

Sementara itu, saat mengunjungi Posko OMC, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan, Gubernur Jawa Barat menginstruksikan langsung operasi ini sebagai langkah proaktif melindungi masyarakat.

Pemerintah menjalankan operasi ini dengan fokus pada daerah terdampak bencana tanah longsor guna mengendalikan intensitas hujan.

Sehingga tim di lapangan dapat menjalankan proses evakuasi dan mobilisasi bantuan logistik secara lancar tanpa terkendala faktor cuaca.

Baca Juga: Roy Suryo Respons Laporan Pencemaran Nama Baik Eggi Sudjana: 'Dua Tuyul Menemui Jin Ifrit'  

“Kami berharap Operasi Modifikasi Cuaca ini mampu mengendalikan intensitas hujan di titik-titik rawan. Kami ingin memastikan tim evakuasi di Desa Pasir Langu bekerja maksimal dan bantuan logistik mencapai warga tanpa hambatan cuaca buruk,” cetus Herman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X