• Sabtu, 18 April 2026

Pencarian 80 Warga yang Masih Hilang Longsor Cisarua Dibagi 2 Sektor, 9 Alat Berat Dikerahkan

Photo Author
Lopi Kasim, Konteks.co.id
- Senin, 26 Januari 2026 | 10:43 WIB
Longsor Cisarua, pencarian korban dibagi dalam dua sektor hari ini, Senin 26 Januari 2026 (Foto: Instagram/@asarhumanity)
Longsor Cisarua, pencarian korban dibagi dalam dua sektor hari ini, Senin 26 Januari 2026 (Foto: Instagram/@asarhumanity)


KONTEKS.CO.ID - Sebanyak 80 warga dilaporkan masih hilang imbas longsor yang menerjang wilayah Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) membagi pencarian korban menjadi dua sektor.

Kedua sektor tersebut yakni, bagian timur dan barat Desa Pasirlangu yang menjadi titik longsor.

Baca Juga: Jakarta Mulai Kering! BPBD Konfirmasi Banjir 100 Persen Surut Pagi Ini. Pemprov Lanjut Modifikasi Cuaca Hingga 27 Jan 2026

"Hari ini kita fokuskan membagi tim menjadi 2 sektor yakni, sektor A di bagian timur dan sektor B di bagian barat Desa Pasirlangu," kata Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo NS kepada wartawan, Senin 26 Januari 2026.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, Kementrian PU, BNPB, Kementerian Kesehatan, BUMN, BUMD, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, hingga relawan dan komunitas SAR terus melakukan pencarian.

Pencarian korban dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari manual, alkon, hingga penggunaan alat berat.

"Untuk pencarian menggunakan alat berat, hari ini ada 9 ekskavator yang akan digerakkan untuk melaksanakan pencarian," kata Yudhi.

Dikatakan Yudhi, sebanyak 2.129 potensi SAR dilibatkan dalam pencarian hari ini.

Baca Juga: Bungkam Klub Liga Korea di Laga Uji Coba, Dewa United Optimis Sikat Arema FC di Kandang

Diharapkan, cuaca mendukung sehingga upaya pencarian dapat berjalan secara maksimal.

Kekinian, tambahnya, 25 kantong jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor.

"Setiap kantong jenazah kami serahkan ke pihak DVI untuk dilaksanakan identifikasi, selanjutnya tim DVI yang akan merilis data data-data korban tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, sebanyak 11 korban telah berhasil diidentifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lopi Kasim

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X