• Sabtu, 18 April 2026

Rencana Otak-atik Pelatih Antonius Budi Ariantho untuk Ganda Putra Utama Pelatnas PBSI 2024

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Selasa, 31 Desember 2024 | 01:08 WIB
Antonius Budi Ariantho, pelatih kepala ganda putra utama Pelatnas PBSI punya misi besar untuk pebulu tangkis Indonesia.  (PB Djarum)
Antonius Budi Ariantho, pelatih kepala ganda putra utama Pelatnas PBSI punya misi besar untuk pebulu tangkis Indonesia. (PB Djarum)

KONTEKS.CO.ID - Kepala Pelatih Ganda Putra Utama Antonius Budi Ariantho punya ambisi besar di Pelatnas PBSI 2025.

Antonius Budi Ariantho mengaku merasa bangga dengan perannya di Pelatnas PBSI Cipayung 2025. Karena itu, ia bertekad meneruskan prestasi ganda putra Indonesia yang sudah pernah tercapai sebelumnya.

“Diberikan tanggung jawab untuk Indonesia adalah suatu kebanggaan bagi saya. Sebenarnya, saya tidak menyangka bisa langsung dipercaya menjadi kepala pelatih. Tapi demi Indonesia dan karena saya pernah lama menjadi atlet Pelatnas, ini mungkin saatnya untuk membantu meneruskan kejayaan bulu tangkis Indonesia. Khususnya di sektor ganda putra,” katanya, mengutip laman PB Djarum, Senin 30 Desember 2024.

Peraih medali perunggu Olimpiade Atlanta 1996 menegaskan ambisi besarnya dalam memajukan ganda putra bulu tangkis Indonesia.

Baca Juga: Blak-blakan Bicara Bocoran Spesifikasi dan Harga Huawei Enjoy 70X

"Intinya, ini adalah tanggung jawab besar di ganda putra, dan saya ingin sektor ini lebih maju lagi dari sebelumnya. Banyak atlet yang saya tangani nantinya memiliki cita-cita yang belum tercapai. Seperti Juara Dunia, All England, bahkan Olimpiade. Saya akan membentuk atlet yang dapat mencapai impian mereka," kata Antonius yang pernah berpasangan dengan Denny Kantono.

Pria berusia 53 tahun itu juga berharap mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat Indonesia dalam menjalankan tugas barunya ini.

"Kita semua ingin melihat atlet juara di setiap turnamen yang diikuti. Namun, prestasi tidak bisa tercapai secara instan. Kita harus saling mendukung satu sama lain," pintanya.

Baca Juga: 2 Kotak Hitam Ditemukan, Terungkap Kalimat Terakhir Pilot Jeju Air ke Menara Sebelum Pesawat Jatuh di Muan International Airport

"Untuk jangka pendek, kami akan fokus pada turnamen BWF World Tour. Tahun ini juga ada Multi Event (SEA Games) dan Piala Sudirman. Semoga tim ganda putra dapat meraih prestasi yang bagus di sana," kata Antonius.

Disinggung potensi perombakan pasangan di ganda putra utama, ia belum bisa memastikannya. "Saat ini, saya akan melihat bagaimana performa atlet saat latihan individu. Dari situ, saya akan menilai siapa yang paling cocok. Kami bisa mencoba beberapa kombinasi sambil memantau hasil pertandingan," tuturanya.

Ia juga akan berdiskusi dengan asisten pelatih, Thomas Indradjaja. Sehingga tidak perlu terburu-buru memutuskan adanya perombakan.

Baca Juga: Saat Orang Lain Sibuk Liburan Akhir Tahun, Pebulu Tangkis Indonesia Peras Keringat di Pelatnas PBSI

"Karena jika kita merombak pasangan yang sudah terbentuk, risikonya bisa memulai lagi dari nol," ucapnya.

Jejak Karier Antonius Budi Ariantho di Bulu Tangkis

Antonius memulai kariernya di olahraga tepok bulu sebagai atlet PB Djarum pada 1989. Kemudian bergabung dengan Pelatnas PBSI Cipayung pada tahun 1991.

Sepanjang mengangkat raket, ia merebut berbagai gelar juara. Misalnya, juara World Championship 1995, Thomas Cup 1996 dan 2000, Indonesia Terbuka 1996, Polandia Terbuka 1993, dan Prancis Terbuka 1993.

Puncak kariernya, ia meraih medali perunggu Olimpiade 1996 di Atlanta bersama pasangannya Denny Kantono.

Baca Juga: Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Sudirman-Thamrin Saat Car Free Night Malam Tahun Baru 2025

Pada 2001, Antonius keluar dari Pelatnas dan fokus menjadi pelatih di PB Djarum. Berbagai prestasi besar tercatat lewat anak asuhnya, baik di sektor ganda putra maupun ganda putri.

Beberapa nama terkenal yang pernah dilatihnya di PB Djarum antara lain Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Rahmat Hidayat, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Febriana Dwipuji Kusuma.

Capaian terbaru yang dicatatkannya ialah mewujudkan final All PB Djarum di Kejuaraan Nasional PBSI 2024. Yakni, duel Breagit Fredy Prasetya/Pulung Ramadhan vs Devin Artha Wahyudi/Ghian Rizqy Sofyan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X