KONTEKS.CO.ID - Ada nama Wiempie Mahardi dalam susunan pelatih teknik Pelatnas PBSI 2025. Keputusan Ketum PP PBSI, Muhammad Fadil Imran, mengambilnya sebagai Kepala Pelatih Tunggal Putri Pratama bukan sembarangan.
Wiempie Mahardi sudah malang melintang di olahraga badminton bukan hanya di Indonesia, tapi juga dunia. Melansir unggahan akun Instagram resmi PP PBSI, ia pernah melatih Global Badminton Academy di Amerika Serikat (2013-2014).
Kemudian Klub Jaya Raya (2014-2023) dan terakhir sebelum ke Pelatnas Cipayung, Wiempie melatih Azone Badminton Academy (2023-2024).
Prestasinya saat menjadi atlet bulu tangkis juga tak main-main. Di antaranya, medali emas Dutch Open International Junior 1999, medali pera Singapore Open Satelite 2002 dan medali emas SEA Games 2023.
Baca Juga: Kalahkan Leicester City 2-0, Manchester City Akhiri Puasa Kemenangan
Wimpie bertekad membangun mental petarung bagi Chiara Marvella Handoyo dan kawan-kawan.
Menurut dia, karakter bertarung itu penting untuk menorehkan prestasi di bulu tangkis. "Ini yang akan saya bangun dalam latihan. Sehingga atlet mempunyai mentak yang tangguh ketika menghadapi lawan atau tantangan lain ketika bertanding," katanya, Senin 30 Desember 2024.
"Saya akan ajak para atlet untuk bersaing ketat secara sehat dalam berlatih maupun bertanding," tekadnya.
Selamat bekerja Coach!***
Artikel Terkait
Pebulu Tangkis Indonesia Gagal Total, Pertama Kali Pulang Tanpa Medali dari Asian Games
Resmi, Ini Susunan Pelatih Pelatnas PBSI Terbaru
Tak Jadi Bagian dari Pelatnas PBSI, Viktor Axelsen Ajak Christian Adinata ke Dubai
Jadi Pelatih Utama Pelatnas PBSI, Imam Tohari Bermimpi 3 Tunggal Putri Indonesia Masuk 10 Besar
Tak Dipanggil ke Pelatnas PBSI 2025, Pelatih Mulyo Handoyo Tegaskan Nasib Christian Adinata