• Sabtu, 18 April 2026

Tim Malaysia Andalkan Simulasi Laga Jelang Thomas dan Uber Cup 2026

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Jumat, 17 April 2026 | 11:04 WIB
Kepala Pelatih Nasional Malaysia, Rexy Mainaky, dinilai gagal di SEA Games 2025. (Foto: X.com Garis Tengah)
Kepala Pelatih Nasional Malaysia, Rexy Mainaky, dinilai gagal di SEA Games 2025. (Foto: X.com Garis Tengah)

KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis Malaysia menyiapkan pendekatan berbeda jelang putaran final Thomas dan Uber Cup 2026.

Salah satunya dengan mengandalkan simulasi pertandingan selama pemusatan latihan di Denmark.

Direktur pelatih ganda nasional, Rexy Mainaky, mengatakan program latihan di Herning akan difokuskan pada simulasi.

Baca Juga: KPK Garap Dua Pejabat Bank Indonesia Soal Aliran Dana CSR

Thomas dan Uber Cup akan berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei 2026.

Menurut Rexy, metode ini dipilih untuk membantu pemain merasakan atmosfer kompetisi tanpa harus menjalani uji tanding melawan negara lain.

“Tidak ada laga persahabatan. Kami akan melakukan simulasi satu hari dengan menghadirkan penonton, tapi tetap internal tim,” ujarnya kepada wartawan di Akademi Bulu Tangkis Malaysia (ABM).

Baca Juga: Waspada Penipuan Digital, ‘Call Hening’ Bisa Berujung Phishing hingga Pencurian OTP

Selama delapan hari pemusatan latihan, tim pelatih telah menyusun program yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga membangun kekompakan antarpemain, khususnya di sektor ganda.

Rexy menegaskan turnamen beregu seperti Thomas dan Uber Cup membutuhkan pendekatan berbeda dibandingkan turnamen individu.

“Fokus kami adalah membangun perasaan bersama dalam tim. Semua pemain harus bisa berlatih sebagai satu tim, saling mendukung, dan memperkuat satu sama lain,” katanya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Pada Jumat Pagi, Rp2,868 Juta Per Gram

Untuk Thomas Cup, Malaysia akan mengandalkan sektor tunggal putra yang diisi pemain profesional seperti Lee Zii Jia, Leong Jun Hao, Justin Hoh, dan Aidil Sholeh Ali Sadikin.

Di sektor ganda putra, pasangan peringkat dua dunia Aaron Chia-Soh Wooi Yik menjadi ujung tombak, didukung Man Wei Chong-Tee Kai Wun serta pasangan profesional Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Mohd Rumsani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X