KONTEKS.CO.ID - Sensasi tunggal putra Jepang yang lagi naik daun, Yushi Tanaka, harus menelan pil pahit di babak 16 besar Kejuaraan Asia 2026.
Sempat tampil menyala dan bikin juara bertahan asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn, kelabakan di gim pertama, Tanaka justru kena comeback menyakitkan.
Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, China, Kamis 9 April 2026, pemain yang dijuluki "pembunuh raksasa" ini gagal mempertahankan konsistensinya.
Laga berakhir dramatis dengan skor 21-8, 18-21, 5-21 untuk kemenangan sang nomor satu dunia.
Baca Juga: Nggak Ada Matinya! KPop Demon Hunters Cetak Sejarah, 42 Pekan Betah di Top 10 Netflix
Gim Pertama yang Menipu
Tanaka sebenarnya memulai laga dengan sangat on fire. Pemain yang bulan lalu menyapu bersih kemenangan atas trio Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Ubed di tur Eropa ini benar-benar mendominasi.
Pukulan-pukulannya sangat akurat hingga membuat Kunlavut tak berkutik dan hanya diberi 8 poin. Namun, momentum itu perlahan menguap saat memasuki pertengahan gim kedua.
Sang Raja Comeback
Kunlavut Vitidsarn membuktikan mentalitas juara dunianya. Meski sempat tertinggal 11-15 di gim kedua, Kunlavut mulai mengubah pola permainan menjadi lebih sabar.
Baca Juga: H&M Bakal Tutup 160 Toko! Strategi Baru Hadapi Gempuran Shein dan Zara, Fokus ke Digital
Perlahan tapi pasti, ia mengejar ketertinggalan dan mencuri gim kedua dengan skor ketat 21-18.
Memasuki gim penentu, kondisi fisik dan fokus Tanaka tampak menurun drastis. Ia seolah kehilangan arah hingga hanya mampu mencetak 5 angka di gim ketiga.
"Tanaka akhirnya tak mampu memberikan perlawanan lagi kepada pemain unggulan kesatu sampai laga berakhir," tulis laporan pertandingan dari arena Ningbo 9 April 2026.
Baca Juga: Ubed Tersingkir Dramatis di BAC 2026, Sempat Unggul, Akhirnya Takluk dari Koki Watanabe
Tren "Kalah Dini" yang Menghantui
Kekalahan ini memperpanjang catatan kurang memuaskan bagi Yushi Tanaka dalam hal konsistensi. Meskipun sering memberikan kejutan dengan mengalahkan pemain top tier, Tanaka kerap terhenti di babak awal atau 16 besar.
Artikel Terkait
Air Mata dan Ribuan Uji Shuttlecock, Megha Gambhir Menggebrak Dunia Bulu Tangkis dengan Stupa IRS
Lolos dari Adangan Pemain UEA, Putri Kusuma Wardani Langsung Bidik Medali Badminton Asia Championships 2026
Hasil Badminton Asia Championships 2026: Sabar-Reza dan Fajar-Fikri Kompak Tapaki 16 Besar
Mengenal Lima Teknologi IRS yang Diakui BWF, Bulu Tangkis Jadi Lebih Presisi
Billie Jean King Cup: Kunci Kemenangan Lawan Selandia Baru, Janice Tjen Tatap Pertandingan Indonesia vs Mongolia
Ubed Tersingkir Dramatis di BAC 2026, Sempat Unggul, Akhirnya Takluk dari Koki Watanabe
BWF Setujui Penggunaan Shuttlecock Sintetis, Ini Dua Merek yang Diperbolehkan
Stok Bulu Angsa Terus Menurun, Penggunaan Shuttlecock Sintetis Tak Bisa Ditunda Lagi
Jonatan Christie dan Alwi Farhan Terus Melaju di Kejuaraan Asia 2026, Ubed Tersingkir
Jonatan Christie Maju ke Perempat Final Badminton Asia Championships 2026, tapi 2 Ganda Campuran Indonesia Gugur di 16 Besar