Satu shuttlecock berkualitas tinggi membutuhkan 16 bulu yang dipilih dengan cermat, biasanya berasal dari sayap bebek atau angsa.
Baca Juga: 70 Persen Bola Sepak Dunia Dibuat di Pakistan, Sialkot Menjadi Penopang Utama
Produksi bebek dan angsa di China yang merupakan pemimpin global dalam produksi shuttlecock, telah menurun tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Ada juga peningkatan permintaan shuttlecock karena popularitas bulu tangkis di dunia.***
Artikel Terkait
Shuttlecock Jadi Lawan Tambahan di All England 2026, Atlet Indonesia Keluhkan Laju Terlalu Lambat
Kisah ‘Rising Star’ Afsel Mencintai Bulu Tangkis setelah Melihat Shuttlecock Melesat Cepat
Air Mata dan Ribuan Uji Shuttlecock, Megha Gambhir Menggebrak Dunia Bulu Tangkis dengan Stupa IRS
BWF Setujui Penggunaan Shuttlecock Sintetis, Ini Dua Merek yang Diperbolehkan