Namun fleksibilitas semacam itu dipastikan tidak akan terulang.
Baca Juga: Manuskrip Langka Tersingkap di Perpustakaan Raja Abdulaziz, Mayoritas Tafsir Al-Qur’an
Bahkan, pemain ganda putri Go Pei Kee disebut sebagai pemain terakhir yang diberikan izin keluar tanpa penalti.
Sikap lebih keras BAM ini turut dipicu seruan legenda bulu tangkis Malaysia, Datuk Seri Lee Chong Wei.
Seruan itu adalah mendorong agar pemain yang meninggalkan tim nasional sebelum masa kontrak berakhir wajib memberikan kompensasi kepada negara.
Zafrul mengakui klausul itu memang sudah lama tertulis, namun selama ini tidak selalu ditegakkan. “Ke depannya, kami akan lebih ketat,” ujarnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan investasi besar BAM dalam membina atlet-atlet nasional tidak berakhir sia-sia, sekaligus menjaga keberlanjutan regenerasi pemain elit Malaysia.***
Artikel Terkait
Lee Zii Jia Ajukan Syarat ke Malaysia untuk Thomas Cup 2026, BAM Cari Jalan Tengah
Ditolak Masuk Singapura, Aktivis Malaysia: Serangan Terhadap Kerja Akademik
Demi Empat Besar Asia, Ganda Muda Malaysia Bertekad Singkirkan Fajar Alfian dan Shohibul Fikri di Ningbo
Pasangan Malaysia di Melbourne Bantah Memperbudak Perempuan Indonesia, Korban Sudah Meninggal