Marquez langsung juara di musim perdananya di MotoGP, meski diuntungkan cedera dan kesialan rival.
Musim berikutnya, 2014, ia makin menegaskan diri dengan dominasi lebih tegas meski sempat terganggu cedera pra-musim.
Namun, gelar paling berkesan tetap 2019.
Saat itu, Marquez tampil hampir tanpa cela, jarang keluar dari lima besar, dan menguasai hampir seluruh balapan.
‘The Race’ menyebutnya sebagai puncak performa sang juara dunia.
Dengan tujuh gelar, termasuk yang terbaru tahun ini, Marc Marquez sekali lagi membuktikan dirinya belum habis dan masih jadi kekuatan besar di lintasan MotoGP.***
Artikel Terkait
Peringkat Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2025 Usai Menang di Sprint Race Qatar
Malunya Bagnaia, Marc Marquez Start Buruk tapi Masih Bisa Juara Sprint Race MotoGP Italia 2025
Marc Marquez Perkasa di GP Belanda, Pimpin Jauh Klasemen MotoGP 2025
Marc Marquez Selebrasi ala Aura Farming Pacu Jalur Usai Menang MotoGP Jerman, Netizen Riau Heboh!
Update Jadwal Lengkap MotoGP Jepang 2025: Motegi Jadi Arena Penentuan Gelar Dunia Marc Marquez