KONTEKS.CO.ID - Bandara VVIP Ibu Kota Nusantara (IKN) atau Bandara Internasional Nusantara kembali menjadi sorotan. Kajadian banjir ini viral di media sosial.
Genangan air banjir tepah menggenangi bandara yang berada di Sepaku, Penajam Paser Utara, sejak 24 Januari 2025. Namun endapan lumpur tebal masih terlihat.
Karena air masih kerap datang akibat curah hujan yang tinggi, pada Selasa, 28 Januari 2025, lumpur sisa banjir dan genangan air di sekitar area gedung terminal belum bisa dibersihkan seluruhnya.
Hujan deras kerap menyebabkan ketinggian air banjir sempat mencapai 40 cm sebelum surut. Selain karena meluapnya mata air di sekitar bandara dan tersumbatnya drainase diduga menjadi penyebab utama.
Hingga hari ini Kamis, 30 Januari 2025, video-video banjir di IKN masih ramai diperbincangkan warganet.
Tidak sedikit yang mengkritik dengan keras. Ini karena bandara VVIP IKN yang dibangun dengan penangkapan petani, kini jadi lautan lumpur.
Baca Juga: 35 RT Masih Terendam Banjir di Jakarta Hingga Kamis Pagi, Ribuan Warga Mengungsi
Bahkan dikritik soal dana triliunan dengan pajak rakyat untuk membangun bandara ini. Tapi nyatanya, belum ada manfaat langsung, tapi sudah jadi lautan lumpur.
“Pantesan pejabat pada nggak mau pindah ke IKN. Proyek di lama-lamain bahkan bisa jadi mangkrak. Padahal gue berharap mereka lekas enyah pergi ke IKN bawa semua keluarganya kalau perlu nggak usah balik lagi,” ujar warganet.
Akun @NengMonica menyampaikan, proyek Bandara Komersil VVIP di IKN luasnya sekitar 253,7 ha, bkn tanah kosong, tanah itu sumber kehidupan bagi warga sekitar.
Baca Juga: Kalah 3-2 atas PSV Eindhoven, Liverpool Tetap Finis di Puncak Klasemen