Menurut mereka, istilah "kuota hangus" itu kurang tepat secara teknis.
Adhi Putranto dari Telkomsel menjelaskan bahwa pelanggan sebenarnya membeli hak akses jaringan untuk volume dan periode waktu tertentu.
Baca Juga: Fix! Rusia Coret 'Harga Teman' Buat Minyak ke RI, Kini Malah Bisa Lebih Mahal?
Senada dengan itu, perwakilan Indosat, Machdi Fauzi, menekankan kalau layanan internet adalah hubungan kontraktual berupa jasa akses, bukan barang yang bisa dimiliki permanen oleh pelanggan.
Netizen Berharap Ada Perubahan
Isu ini pun viral dan memancing komentar pedas dari masyarakat.
Banyak yang berharap MK bisa mendorong regulasi baru agar sisa kuota bisa terakumulasi (rollover) di bulan berikutnya tanpa rasa takut masa aktif habis.***