“Profil jemaah kita beragam. Karena itu, mari tunaikan layanan semaksimal mungkin kepada seluruh jemaah, tanpa membedakan latar belakang. Pastikan pelayanan kita sukses, sehingga penyelenggaraan haji tahun ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia, dan kita menjadi bagian di dalamnya,” katanya.
Data Pusat Data dan Informasi Kementerian Haji dan Umrah per 15 April 2026 menunjukkan, jemaah haji Indonesia didominasi oleh ibu rumah tangga, pegawai swasta, aparatur sipil negara, serta petani. Dari sisi pendidikan, mayoritas berasal dari lulusan SD, SMA/SMK, hingga sarjana.
Sementara dari aspek usia, jemaah terbanyak berada pada rentang 41–64 tahun, dengan jumlah perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Selain itu, terdapat lebih dari 40 ribu jemaah lanjut usia di atas 65 tahun, yang semakin menegaskan pentingnya pelayanan yang adaptif dan responsif.
Baca Juga: China Bantah Isu Militer di Selat Lombok, Pakar Nilai Sensor Laut Bisa Digunakan Lacak Kapal Selam
Menutup arahannya, Wamenhaj menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh petugas.
“Terima kasih atas dharma bhakti saudara-saudara semua. Semoga Allah meridhai setiap langkah pengabdian kita,” ujarnya.***