nasional

Masa Pancaroba, BMKG Sebut Cuaca Panas Terik dan Hujan Bisa Bergantian

Jumat, 17 April 2026 | 13:12 WIB
BMKG sebut cuaca panas terik mendadak hujan bisa bergantian terjadi saat masa pancaroba memasuki musim kemarau 2026 (Foto: Ilustrasi/Pexels)

“Sementara itu, pada skala regional, Monsun Australia terpantau semakin menguat dan diprakirakan masih bertahan dalam beberapa hari ke depan, sehingga mendorong masuknya massa udara yang relatif kering dari Australia ke wilayah Indonesia," kata BMKG.

Baca Juga: China Bantah Isu Militer di Selat Lombok, Pakar Nilai Sensor Laut Bisa Digunakan Lacak Kapal Selam

"Dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia juga mengindikasikan bahwa beberapa daerah mulai berangsur memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau,” imbuhnya.

Namun, BMKG mengungkapkan potensi hujan masih dapat terjadi akibat pengaruh dinamika atmosfer lainnya.

Di Aceh dan Sumut, potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby Ekuatorial, dan gelombang Mixed-Rossby Gravity (MRG) yang diprakirakan aktif pada periode yang berbeda.

Di Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Papua Selatan, potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial.

Lalu di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan, potensi hujan dipengaruhi oleh aktivitas gelombang Kelvin.

Baca Juga: Korea Tinggalkan Pemain Andalan, Thomas Cup 2026 Jadi Ajang Pertaruhan Generasi Baru

Dinamika atmosfer itu dapat memicu terbentuknya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah-wilayah tersebut.

Pada skala lokal, kondisi labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif terdapat di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kepulauan Riau.

Kemudian, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Berikut ini potensi hujan di wilayah Indonesia periode 17–23 April 2026:

Baca Juga: Tablet Rasa HP! Huawei MatePad Mini: Layar 8,8 Inci, Tipis Banget, Enteng Masuk Kantong

- Periode 17–19 April 2026

Cuaca umumnya didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan lebat.

Halaman:

Tags

Terkini