Komitmen Politik: Dari Asta Cita ke Aksi Nyata
Pemerintahan Prabowo sebenarnya sudah punya modal kuat lewat Asta Cita 1 dan 4.
Bahkan, RPJMN 2025-2029 secara gamblang memprioritaskan perlindungan kelompok rentan sebagai pilar SDM unggul.
Baca Juga: Analis Energi Dorong Indonesia Segera Memensiunkan Diesel, Ini Alasannya
Secara teknis, Permendiktisaintek No. 40 Tahun 2025 juga sudah mengarahkan sistem belajar yang ramah gender.
Menuju Indonesia Emas 2045 tanpa Retorika
Sekarang bolanya ada di tangan Kemdiktisaintek. Jangan sampai visi "Pendidikan Tinggi yang Adaptif dan Inklusif" cuma jadi pemanis di dokumen negara.
SETARA Institute mendesak aksi nyata agar kampus benar-benar jadi ruang aman, bukan ladang trauma.
Tanpa tata kelola yang inklusif, mimpi Indonesia Emas 2045 cuma bakal jadi retorika kosong di tengah tangisan para korban yang suaranya dibungkam.***