nasional

Mengejutkan! Iran Siap Transfer Teknologi Pertahanan ke Indonesia, Bangun Aliansi Baru?

Rabu, 8 April 2026 | 10:49 WIB
Iran gandeng Indonesia jajaki kerja sama sama di sektor teknologi pertahanan dan energi (Foto: MUI)

KONTEKS.CO.ID - Pemerintah Iran menyatakan komitmennya untuk memperluas kemitraan strategis dengan Indonesia melalui kerja sama di sektor teknologi pertahanan dan energi. 

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral sekaligus mendorong kemandirian di berbagai bidang strategis.

Teknologi Pertahanan Jadi Andalan Iran

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa negaranya memiliki kemampuan mengembangkan teknologi pertahanan secara mandiri tanpa ketergantungan pada pihak luar.

Menurutnya, model pengembangan dalam negeri tersebut menjadi keunggulan tersendiri dibandingkan sejumlah negara Barat yang dinilai memiliki keterbatasan dalam distribusi dan penggunaan teknologi militer.

Baca Juga: Selat Hormuz Dibuka: Negosiasi AS-Iran Dimulai, Mesir Tiba-tiba Beri Peringatan Ini

“Iran mengembangkan teknologi pertahanannya secara mandiri di dalam negeri. Hal ini menjadi pembeda dengan negara lain, sehingga kami memiliki fleksibilitas dalam pengembangan dan penggunaannya,” ujarnya, dikutip Rabu, 8 April 2026.

Siap Berbagi Teknologi dengan Indonesia

Boroujerdi menyampaikan bahwa Iran tidak hanya fokus pada pengembangan internal, tetapi juga membuka peluang untuk berbagi teknologi pertahanan dengan Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pertahanan kedua negara sekaligus mempererat hubungan kerja sama jangka panjang.

Sektor Energi Jadi Prioritas Kolaborasi

Selain bidang militer, Iran juga mengincar kerja sama di sektor energi, terutama minyak dan gas.

Negara tersebut melihat Indonesia memiliki kepentingan besar dalam memperkuat ketahanan energi nasional.

Dalam konteks ini, Iran menawarkan kolaborasi untuk mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya energi yang berkelanjutan.

“Iran siap berkolaborasi dengan Indonesia untuk mengembangkan inovasi di bidang ketahanan energi dan ketahanan pangan,” jelasnya.

Sejalan dengan Prioritas Pemerintah Indonesia

Boroujerdi menilai arah kerja sama ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan energi dan pangan sebagai agenda utama pembangunan nasional.

Baca Juga: Gencatan Senjata 2 Minggu, Iran Mengaku Menang dan Amerika Terima 10 Poin Kesepakatan

Menurutnya, sinergi kedua negara berpotensi menghasilkan solusi konkret bagi tantangan global, khususnya di bidang energi dan pangan.

Iran memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang memiliki posisi penting di kawasan.

Kerja sama yang dijajaki diharapkan tidak hanya berdampak pada hubungan bilateral, tetapi juga memberikan kontribusi bagi stabilitas regional.

“Iran memandang Indonesia sebagai negara sahabat dan mitra strategis. Kami terbuka untuk menjajaki berbagai peluang kerja sama ke depan,” katanya menandaskan.***

Tags

Terkini