nasional

Analis Asing Soroti Kebijakan Purbaya Sebagai Menteri Keuangan, Peluang atau Risiko

Selasa, 9 September 2025 | 18:01 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa gantikan Sri Mulyani, apakah langkah tepat? (Instagram @purbayayudhi)

Kekhawatiran Analis Asing: Purbaya Lebih Ikut Keinginan Presiden?

Analis dari Capital Economics, Jason Tuvey, menyuarakan kekhawatirannya terkait potensi pelonggaran aturan fiskal yang mungkin terjadi pasca-pergantian Menkeu.

"Risikonya adalah bahwa menteri baru mungkin lebih patuh pada keinginan presiden," kata Tuvey.

Kekhawatiran ini muncul lantaran kebijakan ekonomi Indonesia yang sudah diatur dengan ketat oleh Sri Mulyani dianggap mampu menjaga defisit dan pengelolaan fiskal yang sehat.

Tuvey memperingatkan bahwa perubahan ini dapat menciptakan ketidakpastian bagi investor asing.

Baca Juga: Cara Kerja Vaksinasi dan Tips Mengatasi Demam pada Anak

Tantangan Pendanaan Program Presiden: Bagaimana Purbaya Mengatasinya?

Selain itu, Trinh Nguyen dari Natixis juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Purbaya terkait pendanaan program makan siang gratis yang sebelumnya dikelola Sri Mulyani dengan memotong pengeluaran lain secara agresif.

"Bagaimana menteri baru akan membiayai program ini sambil juga meningkatkan belanja pertahanan tanpa menciptakan defisit yang lebih besar?" ujar Nguyen.

Tantangan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan, mengingat pembiayaan program sosial seperti ini memerlukan pengelolaan anggaran yang sangat hati-hati.

Baca Juga: Cara Mudah Mengembalikan Akun Instagram yang Suspend

Kekhawatiran Dampak pada Rupiah dan Kepercayaan Investor

Tidak hanya kebijakan fiskal yang menjadi sorotan, namun juga dampaknya pada nilai tukar Rupiah.

Saktiandi Supaat dari Maybank mencatat adanya reaksi tajam pada nilai tukar Rupiah setelah pengumuman reshuffle tersebut.

"Ada kekhawatiran yang pasti tentang kebijakan fiskal di masa depan, dan pasar akan menunggu pernyataan dari menteri keuangan yang baru," jelas Supaat.

Menurutnya, peran Purbaya sebagai Menkeu tidak akan mudah, mengingat reputasi internasional Sri Mulyani yang sudah dikenal luas.

Hal ini menjadi tantangan besar bagi Purbaya untuk menjaga kredibilitas fiskal Indonesia di mata pasar internasional.***

 

Halaman:

Tags

Terkini