nasional

Di Depan Presiden Prabowo, Puan Singgung Fenomena 'Serakahnomics' yang Belum Bisa Diberantas

Jumat, 15 Agustus 2025 | 15:18 WIB
Sebelum memasuki ruang Sidang Tahunan MPR, Ketua DPR Puan Maharani bersama dengan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPD Sultan B. Najamudin, menyambut Presiden Prabowo Subianto. (X.com Puan Maharani)

KONTEKS.CO.ID – Istilah 'serakahnomics' Kembali mengemuka. Sempat disinggung Presiden Prabowo Subianto, istilah ini Kembali disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR, Puan Maharani.

Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR. Puan Maharasni menyebut fenomena 'serakahnomics' yang masih marak dan belum bisa dihapuskan sampai sekarang.

Dikatakannya, fenomena serakahnomics terjadi saat sebagian kecil masyarakat, yang punya kekayaan lebih justru mengeksploitasi rakyat lain dan sumber daya alam yang ada di dalam Bumi Pertiwi.

Baca Juga: Sudewo, Lolos dari Kepungan Aksi Warga Pati, Didongkel Pansus Pemakzulan hingga Bakal Digarap KPK 

Ini mereka lakukan melalui praktik bisnis yang manipulatif. Contohnya, sebut Ketua DPR, bisnis ilegal, tambang ilegal, judi online, narkoba, penyelundupan barang, dan masih banyak lainnya.

"Keuntungan mereka sudah melampaui batas rasionalitas ilmu ekonomi dan nilai peradaban. Presiden Prabowo Subianto menyebutnya dengan istilah tajam: 'serakahnomic', sebuah perilaku serakah yang merusak sendi-sendi kehidupan bangsa dan negara," katanya di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 15 Agustus 2025.

Ketua DPP PDIP itu menambahkan, fenomena tersebut menjadi kenyataan pahit bagi Indonesia. Jadi untuk menghadapi masalah serius itu, perlu campur tangan seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp1.909.000 Per Gram, Simak Daftar Lengkap dan Peluang Beli Hari Ini 

"(Guna) menghadapi tantangan ini, kita membutuhkan pendekatan yang komprehensif, meliputi politik, ekonomi, hukum, budaya, dan komitmen bersama seluruh elemen bangsa,"cetusnya.

Bukan hanya itu, tegas Puan, transformasi ekonomi dan keadilan sosial yang nyata juga perlu diwujudkan guna memberantas oknum-oknum yang mengeksploitasi SDM dan SDA tersebut.

Pada saat yang sama, lanjut dia, penegakan hukum tanpa pandang bulu kepada para pelaku praktik serakahnomics perlu digelar. ***

Tags

Terkini