nasional

Mensesneg Pastikan Prabowo Gunakan Dana Pribadi untuk Pembelian Jam Tangan Rolex Pemain Timnas

Selasa, 10 Juni 2025 | 19:15 WIB
Jam tangan Rolex (unsplash.com)

KONTEKS.CO.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi secara tegas menyatakan bahwa jam tangan mewah merek Rolex yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pemain Timnas Indonesia berasal dari kantong pribadi Presiden, bukan anggaran negara.

"Pasti loh," tegas Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 10 Juni 2025, menanggapi ramainya pembahasan pemberian hadiah tersebut di media sosial.

Pemberian jam tangan itu dilakukan Presiden Prabowo saat menjamu pemain Timnas di kediamannya, Jumat 6 Juni 2025, sehari setelah tim berjuluk Skuad Garuda itu mengalahkan lawannya dengan skor 1-0 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Nusa Cana Bali Tembus Pasar Minuman Keras di Inggris

Prasetyo menjelaskan pemberian ini murni sebagai bentuk dukungan dan apresiasi Presiden atas prestasi yang telah dicapai tim. "Energinya yang positif gitu loh, bentuk dukungan beliau," ujarnya.

Bukti pemberian jam Rolex tersebut terungkap melalui unggahan Instagram Story pemain Justin Hubner (@justinhubner5).

Video tersebut menunjukkan beberapa pemain melakukan unboxing kotak berwarna hijau khas Rolex. Berdasarkan penampakan dalam video, jenis jam yang diberikan diduga adalah Rolex GMT-Master II 40mm.

Baca Juga: War Tiket G-Dragon Jakarta 2025 Pecah! Ribuan Fans Serbu Situs Resmi, VVIP Langsung Ludes

Menurut pantauan Konteks.co.id di situs resmi Rolex, harga jam Rolex GMT-Master II 40mm mencapai Rp 193.782.000 per unit. Jam tersebut berbahan Oystersteel, baja tahan korosi khusus buatan Rolex.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo juga menyampaikan harapannya agar Timnas Indonesia tetap bersemangat menghadapi lawan berat berikutnya, Jepang. "Lawannya Jepang belum tentu kita lebih rendah, kita bisa menang lawan Jepang," tandasnya.

Pemberian hadiah mewah bernilai miliaran rupiah secara total ini dipastikan Mensesneg tidak membebani keuangan negara. "Saya juga memastikan bahwa tidak ada anggaran negara yang digunakan untuk pembelian jam tangan itu," pungkas Prasetyo. ***

Tags

Terkini