KONTEKS.CO.ID —Tim riset Robotics and Intelligent Vehicle (RIVAL) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menorehkan sejarah dengan debut internasionalnya di perhelatan Australian Rover Challenge (ARCh) 2026 di University of Adelaide, Australia.
Dalam kompetisi yang berlangsung selama lima hari dan berakhir pada akhir Maret lalu itu, Tim RIVAL ITS meraih penghargaan Best Rookie Team 2026.
Lomba level dunia ini mempertemukan 18 tim mahasiswa dari berbagai negara untuk menguji kemampuan kendaraan penjelajah (Rover) semi-otonom dalam simulasi misi eksplorasi bulan.
Tim RIVAL ITS mendatangkan AEROVAL, robot rover hasil riset yang menjadi tonggak penting sekaligus debut langsung tim di kancah dunia.
Di babak final, ada empat misi yang harus dituntaskan oleh tim peserta. Tim RIVAL ITS mencatatkan skor 17,7 poin pada misi Space Resource; 69,4 poin pada Post Landing.
Lalu 54,0 poin pada Excavation & Construction dan 29,43 poin di sesi Mapping & Autonomous. Total raihan 251,9 poin menempatkan tim muda ITS ini di peringkat ke-6, dengan catatan impresif berupa perolehan poin tertinggi pada hari ketiga kompetisi.
Keunikan AEROVAL terletak pada sistem empat roda diferensial dengan suspensi rocker bogie. Ini membuat rover ini mampu menjaga keseimbangan saat melintasi permukaan ekstrem.
Mekanisme ini menyerupai kendaraan eksplorasi luar angkasa yang dirancang untuk bergerak di medan berpasir dan tidak rata. Dampaknya, AEROVAL tetap tangguh meski menghadapi kondisi lapangan yang sulit.
Selain itu, AEROVAL dilengkapi lengan robotik untuk melakukan berbagai tugas, dan sistem kendali berlapis yang menggabungkan mikrokontroler STM32 dan ESP8266 pada level dasar dengan mini PC MSI Cubi 5 untuk pengendalian tingkat lanjut.
Sistem navigasinya diperkuat kamera Intel RealSense D3455 dan LiDAR Velodyne, dengan total lima kamera yang ditempatkan di titik strategis.
Melalui dukungan teknologi ini, operator dapat memantau pergerakan Rover secara real-time layaknya mengendalikan kendaraan dari jarak jauh.
Artikel Terkait
Inspiratif, Mahasiswa ITS Bikin Jam Tangan Unik dari Limbah Tutup Botol Plastik: Dijual Online
Adu Ngebut dan Canggih di FSAE Australasia 2025, Tim ITS Kenalkan Anargya Formula EV Mark 5.0
Bangun Kendaraan Prototype Hydrogen Fuel Cell, Tim Antasena ITS Kibarkan Merah Putih di Qatar
Tim Barunastra ITS Kembali Tak Terkalahkan di Kompetisi International RoboBoat Competition IRC 2026 di AS: Grand Champion!
ITS Bidik Penerimaan 7.160 Mahasiswa Baru pada SNPMB 2026