KONTEKS.CO.ID – Kebakaran sumur minyak di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, memakan korban jiwa.
Hingga Senin 18 Agustus 2025 malam, tercatat tiga orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
Sementara dua lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Baca Juga: Kebakaran Sumur Minyak di Blora Tewaskan Dua Orang,
Ledakan dahsyat yang memicu kebakaran terjadi pada Minggu malam.
Api yang terus berkobar hingga Selasa pagi membuat evakuasi korban berlangsung dramatis.
Beberapa rumah warga di sekitar lokasi juga rusak akibat terjangan api.
Baca Juga: Ketua Pemuda Pancasila Blora Ditangkap, Terlibat Penipuan Rp333 Juta Modus Suplai Solar Industri
Faela, salah seorang pengungsi, mengaku kehilangan ibu mertua dan beberapa kerabatnya dalam kejadian tersebut.
“Orang-orang masih trauma. Anak-anak juga masih ketakutan,” ungkapnya di posko pengungsian, seperti dikutip dari Antara.
Pemerintah Kabupaten Blora memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan.
Baca Juga: Kebakaran Disertai Bunyi Ledakan Keras, Mapolres Kota Banjarbaru Dilalap Api
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Blora, Luluk Kusuma, menyatakan pihaknya menyiapkan logistik dan bantuan darurat bagi keluarga korban maupun warga terdampak.
Sementara, aparat gabungan bersama relawan terus berjaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan ledakan susulan.