KONTEKS.CO.ID - Dua kali rumah Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi dikirim ular kobra, lama-lama dia gemas juga.
Dia menganggap hal tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan dan cenderung untuk melakukan teror.
Sebelumnya, Dedi berencana melarang penggunaan ular dalam berbagai bentuk pertunjukan di Jawa Barat. Larangan tersebut akan diberlakukan menyusul banyak kasus pawang yang tewas dipatuk ular.
Baca Juga: Misteri Brigitte Macron Mulai dari Isu Transgender hingga Kisah Cinta Menawan Tapi Penuh Gosip
Hal tersebut disampaikan Dedi dalam video yang dibagikan di akun Instagram-nya yang dilansir pada Kamis, 29 Mei 2025.
Politikus Golkar ini tidak menyebut siapa orang yang mengirimkan ular kobra dan diletakkan di gerbang pintu rumahnya itu.
"Buat para penggemar dan yang suka pelihara ular kobra, kan saya sudah minta, pertama enggak boleh ular jadi bahan atraksi dan candaan," katanya.
"Apalagi kamu candanya sudah berlebihan. Sudah kedua kalinya kamu kirim ular king kobra ke gerbang pintu rumah saya," ujar Dedi dalam videonya.
Dedi lantas memberi peringatan keras agar hal tersebut tidak diulangi lagi. Sebab, dia mengultimatum pelaku bisa ditangkap dan diproses hukum.
"Jangan dong. Nanti yang ketiganya kamu apes, ketangkep loh," ujarnya.
Namun, sejauh ini polisi menyatakan belum menerima laporan perihal dugaan teror tersebut.
"Belum terima laporan," kata Kasi Humas Polres Subang AKP Edi Junaedi saat dikonfirmasi pada Kamis, 29 Mei 2025.***