• Sabtu, 18 April 2026

Djoko Pekik, Maestro Lukis Anggota Lekra yang Dituding Bagian dari PKI

Photo Author
Kasim Lopi, Konteks.co.id
- Sabtu, 12 Agustus 2023 | 14:17 WIB
Djoko Pekik pernah ditanggap lantaran dianggap berhubungan dengan Lekra (Dok Ist)
Djoko Pekik pernah ditanggap lantaran dianggap berhubungan dengan Lekra (Dok Ist)

KONTEKS.CO.ID - Sang maestro seni lukis Djoko Pekik telah berpulang pada Sabtu 12 Agustus 2023 sekitar pukul 08.19 WIB di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.

Djoko Pekik adalah seorang budayawan dan maestro seni lukis Indonesia dengan karya dan kontribusi besar bagi perkembangan seni rupa di Tanah Air.

Aparat pernah menangkap Djoko Pekik pada tahun 1965. Dia mendapat kurungan di penjara selama tujuh tahun. Bahkan, tanpa melalui proses peradilan.

Musababnya, Djoko Pekik dianggap berhubungan dengan Lembaga Kebudayaan Rakyat atau Lekra.

Sang maestro dengan karya fenomenal ini tertangkap dan dituding sebagai bagian dari oknum pembunuh para jenderal TNI pada peristiwa G30S.

Menukil Tempo, seniman yang pernah berhimpun di Sanggar Bumi Tarung, Djoko Pekik tidak tahu persis tentang keterlibatan Central Intelligence Agency terhadap peristiwa 1965.

Menurut Djoko Pekik, tragedi kemanusiaan itu sebagai politik pecah belah terhadap Bangsa Indonesia di tahun 1908. Caranya dengan mengadu tokoh-tokoh penting Indonesia.

Presiden Sukarno orang yang dekat dengan PKI. Partai peraih suara terbanyak urutan keempat pada Pemilihan Umum tahun 1955 itu merasa mendapat dukungan yang kuat dari Sukarno, tokoh besar yang dukungan rakyatnya besar.

Di tahun 1960-an itu, dukungan rakyat terhadap PKI juga besar. Dalam rapat-rapat akbar partai menunjukkan PKI partai yang solid dan dukungannya besar. PKI merasa di atas angin sehingga lalai.

"PKI terlena. Bung Karno habis. PKI habis," kata Djoko Pekik di rumahnya di Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, 26 September 2015.

Meskipun demikian, Djoko Pekik bukan seniman Lekra yang bergabung dengan PKI.

Joko Pekik menjelaskan, Lekra terbentuk karena pada 1950 Presiden Sukarno menganjurkan semua partai memiliki lembaga kebudayaan.

Lekra berdiri bukan karena perintah PKI. Pendiri Lekra adalah Amrus Natalsya. Waktu itu Lekra menjadi alat propaganda politik para seniman. Misalnya perlawanan terhadap ideologi kapitalisme.

Pekik banyak melukis karya-karya anti-kapitalisme dan aktif berdemonstrasi.

Karena aktivitiasnya dan kedekatannya dengan Lekra itulah yang membuatnya ditangkap dan ditahan pada 1965 hingga 1972.

Saat peristiwa 30 September 1965 pecah, dia sedang berada di Jakarta dan berkumpul bersama sejumlah seniman Lekra di Gedung Pendidikan dan Kebudayaan.

Waktu itu seniman-seniman Lekra sedang membuat dekorasi kota untuk penerimaan tamu negara.

-
Kabar Duka, maestro lukis Djoko Pekik meninggal dunia (Dok Bentara Budaya)

Awal Kehidupan dan Latar Belakang


Djoko Pekik lahir pada 2 Januari 1937 di Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah, dari keluarga sederhana yang ayah dan ibunya bekerja sebagai petani.

Sejak kecil, Djoko telah menunjukkan minat dan bakatnya dalam seni lukis.

Meskipun berasal dari latar belakang yang tidak berkecukupan, dia berhasil mengasah bakatnya dengan tekun dan gigih.

Kontribusi dalam Dunia Seni Lukis


Karya seni lukis Djoko Pekik adalah cerminan dari keahlian dan imajinasi seniman yang luar biasa. Dia menciptakan karya-karya yang bermakna dan penuh dengan ekspresi.

Salah satu dari karyanya yang terkenal adalah “Berburu Celeng Ledak Gogik” dan “Pengamen Istirahat”.

Kedua karya ini memiliki nilai estetika yang tinggi dan mendapatkan penghargaan di berbagai pameran seni.

Pentingnya Karya-karya Djoko Pekik


Karya-karya Djoko Pekik tidak hanya menjadi simbol keindahan visual, tetapi juga memiliki pesan-pesan mendalam yang menggambarkan realitas kehidupan dan budaya di Indonesia.

Melalui sentuhan kuas dan warna-warna, ia mampu mengangkat isu-isu sosial dan lingkungan yang mempengaruhi masyarakat.

Penghargaan dan Pengakuan


Djoko Pekik telah meraih banyak penghargaan dan pengakuan atas karyanya. Karya-karyanya telah dipamerkan di berbagai pameran seni di dalam dan luar negeri.

Keberhasilannya dalam dunia seni lukis telah memberikan sumbangsih berharga bagi dunia seni Indonesia dan menginspirasi para seniman muda untuk mengeksplorasi imajinasi mereka.

-
Profil dan Biodata Djoko Pekik: Maestro Seni Lukis Indonesia (Foto:Twitter)

Berikut biodata Djoko Pekik:

Nama: Djoko Pekik

Tanggal Lahir: 2 Januari 1937

Usia: 86 tahun

Wafat: 12 Agustus 2023

Tempat Lahir: Grobogan, Purwodadi, Jawa Tengah

Profesi: Seniman Lukis Indonesia

Pendidikan: Eks Akademi Seni Rupa Indonesia dari tahun 1957 hingga 1962

Kebangsaan: Indonesia

Karya Terkenal dan Bernilai Tinggi:
– Pencari Kerikil
– Penjual Mainan
– Tukang Becak Momong
– Pengamen Istirahat
– Penjaga Malam
– Stasiun KA Ngabean
– Berburu Celeng Ledak Gogik.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Kasim Lopi

Tags

Terkini

X