• Sabtu, 18 April 2026

Ahli Geologi Sebut Banjir Lumpur Maut Bandung Barat Dipicu Jebolnya Bendungan Alam Longsor

Photo Author
Ari DP, Konteks.co.id
- Senin, 26 Januari 2026 | 14:15 WIB
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor karena banjir lumpur di KBB. (Jabar Prov)
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban longsor karena banjir lumpur di KBB. (Jabar Prov)

KONTEKS.CO.ID - Banjir lumpur yang menerjang sejumlah wilayah di Bandung Barat, Jawa Barat, dipastikan bukan dipicu longsor biasa.

Seorang ahli geologi mengungkapkan, bencana yang menewaskan warga tersebut terjadi akibat jebolnya bendungan alam hasil longsoran di bagian hulu sungai.

Geolog Institut Teknologi Bandung (ITB), Imam Achmad Sadisun, menjelaskan peristiwa yang terjadi dini hari Sabtu, 24 Januari 2026, di Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Kecamatan Cisarua, serta Kampung Sukadami, Kecamatan Lembang.

Baca Juga: KPK Periksa Gus Alex, Mantan Stafsus Menag Yaqut, dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Ia menyebut banjir lumpur hingga menyebabkan longsor itu merupakan mekanisme aliran lumpur atau debris flow.

“Rumah-rumah tidak longsor dari lereng tempat berdirinya,” katanya.

“Bangunan justru dihantam material longsoran yang datang dari hulu melalui alur sungai,” Imam menambahkan.

Baca Juga: Kapolri Ogah Polri di Bawah Kementerian, Sebut Lebih Ideal di Bawah Presiden

Menurutnya, longsoran di lereng selatan Gunung Burangrang sempat menutup aliran sungai dan membentuk bendungan alami.

Material longsoran itu menahan air dalam jumlah besar hingga akhirnya jenuh dan runtuh secara tiba-tiba.

Saat bendungan alam tersebut jebol, air bercampur lumpur, pasir, dan batu besar meluncur deras ke hilir dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga: Jadi Pembicara di WEF 2026, Dirut BRI Soroti Peluang Pengembangan Bisnis Fintech di Indonesia

Maka daya rusaknya meningkat drastis dan menghantam permukiman warga.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ari DP

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X