KONTEKS.CO.ID - Plt. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, mengimbau para pengusaha transportasi dan masyarakat lebih mengutamakan aspek keselamatan dalam perjalanan.
Ini menyusul kecelakaan bus Cahaya Trans di Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang.
Menurut Dewi, kesiapan pengemudi dan kondisi kendaraan menjadi faktor krusial untuk mencegah kecelakaan serupa.
Baca Juga: KPK Buru Pihak yang Beri Perintah Bupati Ade Kuswara Kunang Hapus Jejak Komunikasi
“Pengemudi harus dalam kondisi prima. Jika mengantuk, sebaiknya beristirahat,” katanya.
“Kendaraan juga harus dipastikan laik jalan. Kami sangat berduka, karena 16 nyawa hilang sia-sia di jalan,” ujar Dewi.
Sebelumnya, kecelakaan bus Cahaya Trans terjadi pada Senin dini hari kemarin di ruas Tol Simpang Susun Krapyak, Semarang.
Insiden tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 15 lainnya mengalami luka-luka, termasuk sopir bus.
Seluruh korban luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit terdekat, di antaranya RSUP Dr. Kariadi, RS Columbia Asia, dan RSUD Tugu Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Namun, dugaan awal menyebutkan bus kehilangan kendali saat melaju dengan kecepatan tinggi.***
Artikel Terkait
Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang yang Menelan Belasan Korban Jiwa
Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak, 15 Orang Tewas dan Belasan Lainnya Luka-Luka
Pemprov Jateng Tanggung Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak
Santunan Korban Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang: Meninggal Rp50 Juta, Luka Rp20 Juta