KONTEKS.CO.ID - Kronologi 5 pendaki terjebak cuaca buruk di Puncak Gunung Carstensz Pyramid terinformasikan lengkap di artikel ini.
Seperti diketahui, 2 (dua) dari 5 (lima) pendaki yang terjebak cuaca buruk di Puncak Gunung Carstensz Papua, Sabtu 1 Maret 2025, meninggal dunia.
Sementara tiga pendaki lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi kedinginan akut atau hiportermia.
Baca Juga: Mario Aji Finis Urutan Ke-15 Moto2 Thailand 2025, Dapat 1 Poin
Berdasarkan keterangan Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI), dua pendaki yang meninggal dunia adalah perempuan. Yaitu, Lilie Wijayati dan Elsa Laksono.
Sedangkan tiga pendaki yang selamat dengan kondisi yang juga kedinginan akut ialah Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni.
Dalam rombongan pendakian ke Puncak Gunung Carstensz Papua ini juga tercatat ada nama penyanyi Fiersa Besari. Ia selamat dari insiden tersebut.
Baca Juga: Turun Salju, Hujan dan Angin Kencang, 2 Ratu Pendaki Indonesia Tewas Terjebak di Puncak Gunung Carstensz Papua
Berikut ini kronologi kejadian meninggalnya dua pendaki akibat cuaca buruk di Puncak Gunung Carstensz.
Kronologi Lengkap Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Meninggal di Puncak Gunung Carstensz:
- Rabu 26 Februari 2025 Pukul 07.16 WIT rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan helikopter. Mereka adalah Lilie Wijayantie (WNI), Elsa Laksono (WNI), Saroni (WNI), Lody Hidayanto (WNI).
- Pukul 07.34 WIT rombongan berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan Helikopter. Yaitu, Fiersa Besari (WNI), Furki Rahmi Syahroni (WNI), Indira Alaika (WNI).
- Setelah sampai di Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi selama 2 hari.
- Kamis 27 Februari 2025, rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras 1 (teknik ascending dan descending).
- Jumat 28 Februari 2025 rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang berangkat melakukan summit dari Base Camp Yellow Valley menuju Puncak Carstensz pukul 04.00 WIT (5 orang Guide, 7 WNI pendaki, 6 WNA pendaki, dan 2 pendaki Taman Nasional Lorentz).
- Pukul 10.51 WIT korban bersama Tim Pendaki melakukan penyeberangan di Jembatan Tyrollean.
- Pukul 14.00 WIT pendaki terakhir mencapai Puncak Cartenz. Namun karena HT low sehingga tidak ada komunikasi.
- Pukul 19.30 WIT, Ruslan dan Abdullah yang sudah turun lebih awal menyampaikan semua pendaki sudah Summit. Tetapi ada 1 pendaki atas nama Indira terkena gejala hipotermia diarea dekat puncak saat perjalanan turun.
- Pukul 20.29 WIT, Tim BC melakukan briefing untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban.
- Sekitar pukul 20.45 WIT Nurhuda (guide WNI) tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hipotermia. Ia meminta bantuan kepada Tim BC lalu beristirahat sebentar untuk kembali naik membantu pendaki yang ada di atas.
- Pukul 21.48 WIT, Yustinus Sondegau (guide lokal) berusah naik untuk mencapai titik lokasi survivor yang berada di summit ridge korban atas nama Indira, Alvin Reggy dan Saroni, dengan membawa bantuan emergency (sleeping bag, fly sheet, air panas dan radio). Tetapi upaya tersebut terhenti di teras besar karena cuaca semakin memburuk dan pada perjalanan turun Yustinus bertemu dengan Luddy dan mendampingi Luddy hingga ke Base Camp. Seluruh peralatan yang dibawa, ditinggal di Teras Besar.
- Pukul 22.33 WIT, guide Nepal Dawa Gyalje Sherpa naik untuk memberikan pertolongan. Tetapi terhenti di Teras 2 untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang kemudian meninggal dunia.
- Pukul 22.48 WIT pendaki atas nama Fiersa dan Furky tiba di Basecamp.
- Sabtu 1 Maret 2025, pukul 00.07 WIT, Poxy (guide lokal) dan Damar (guide) kembali mencoba naik ke Teras Dua untuk memberikan bantuan kepada korban. Mereka menghubungi Basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban, namun korban keduanya dinyatakan sudah meninggal dunia.
- Pukul 02.07 WIT, Octries (guide) yang berkomunikasi dengan Poxy dan Dawa, menginformasikan dari Basecamp bahwa 2 Pendaki WNI Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia.
- Pukul 03.26 WIT, Huda (guide) naik untuk mencoba menolong Indira, Alvin dan Saroni yang berada di Summit Ridge.
- Pukul 03.43 WIT, Damar, Poxy, Yustinus, Ludy Hadiyanto tiba di Bacecamp.
- Pukul 04.51 WIT, Huda mengabarkan bahwa mereka tiba di Bacecamp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik posisi Indira, Alvin dan Saroni. Barang untuk melaksanakan emergency sudah disimpan di bawah Summit Ridge.
- Pukul 08.38 WIT, dibagi 2 tim penyelamat. Tim 1 terdiri atas 3 Guide International Garret Madison, Tashi Sherpa, Ben Jones, kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin dan Saroni di Summit Ridge. Dan tim 2 yaitu Dokter Adnan dan Meidi bergerak menuju korban di Teras 2.
- Pukul 10.24 WIT, Tashi, Garret dan Ben bertemu dengan 3 pendaki (Indira, Alvin dan Saroni) menginformasikan ke basecamp semuanya masih hidup dan dalam kondisi kritis. Tim Rescue memberikan pertolongan pertama dan menormalisasi dengan mengganti pakaian, memberikan isotonik, makanan, obat-obatan.
- Pukul 11.20 WIT, tim rescue dan survivor melakukan perjalanan turun ke base camp yellow valley.
- Pukul 10.26 WIT, Tim Evakuasi 2 (Ruslan, Yansen, Lucky, dan Meidi) berangkat dari basecamp untuk mengevakuasi jenazah di Teras 2.
- Pukul 14.30 WIT, tim rescue dan survivor dari Summit Ridge tiba di Base Camp Yellow Valley.
- Pukul 16.41 WIT, Tim Evakuasi 2 telah mengevakuasi 1 jenazah sampai di Basecamp.
- Jenazah kedua akan di evakuasi pada 2 Maret dini hari nanti. ***
Artikel Terkait
Lirik Lagu dan Chord Tak Perlu Ada Senja Suara Kayu ft Fiersa Besari
5 Tantangan dan Pantangan Saat Mendaki Gunung Ijen, Tips Aman untuk Pendaki
Gunung Marapi Meletus dan Berdentum Keras, Beredar Video Pendaki Nyantai di Atas Puncak
Tragedi di Gunung Slamet: Pendaki Remaja Terjatuh ke Jurang Saat Turun Gunung
Turun Salju, Hujan dan Angin Kencang, 2 Ratu Pendaki Indonesia Tewas Terjebak di Puncak Gunung Carstensz Papua