olahraga

Thomas Cup 2026, Fajar Alfian Waspada 'Grup Neraka', Anders Antonsen: Christo Popov Sulit Ditaklukkan

Kamis, 16 April 2026 | 20:45 WIB
Thomas Cup 2026: Anders Antonsen akui Prancis ini jadi 'monster' baru dari Eropa. (Instagram @anders_antonsen)

KONTEKS.CO.ID - Tim bulu tangkis putra Indonesia dipastikan bakal menempuh jalan terjal di ajang Thomas Cup 2026.

Meski menyandang status unggulan kedua, Fajar Alfian dkk. dilarang keras memandang sebelah mata lawan-lawan mereka di Grup D.

Sorotan utama jatuh pada tim putra Prancis yang baru saja menasbihkan diri sebagai tim terbaik di Benua Biru setelah menjuarai Kejuaraan Beregu Eropa 2026.

Baca Juga: Kejagung Buru La Ode Sinarwan, Bos PT Toshida yang Diduga Suap Ketua Ombudsman Rp1,5 Miliar

Kehadiran amunisi tunggal putra mereka yang sedang naik daun diprediksi bakal menjadi ujian berat bagi skuad Merah Putih.

Ancaman Nyata "Negeri Mode" dan Thailand

Fajar Alfian, yang didapuk sebagai kapten tim, mengakui bahwa persaingan di babak grup tahun ini sangat ketat.

Selain Thailand yang diperkuat tunggal putra nomor satu dunia, Kunlavut Vitidsarn, Prancis hadir dengan trio maut: Christo Popov, Alex Lanier, dan Toma Junior Popov.

Christo Popov bahkan baru saja menggeser posisi Jonatan Christie di peringkat empat dunia setelah menjuarai Kejuaraan Eropa.

Baca Juga: KPK Bongkar 'Surat Sakti' Bupati Tulungagung! Modus Tekan Pejabat Pakai Surat Resign Tanpa Tanggal

"Di grup tidak ada yang mudah. Kita lihat juga Prancis juara di Eropa. Mereka mempunyai tunggal putra yang bagus dan bisa bermain rangkap," ujar Fajar Alfian di Pelatnas Cipayung, Rabu 15 April 2026.

Anders Antonsen: "Christo Popov Sulit Ditaklukkan"

Kewaspadaan Fajar bukan tanpa alasan. Pengakuan mengejutkan datang dari tunggal putra Denmark, Anders Antonsen.

Ia menyebut Christo Popov sebagai pemain yang sangat merepotkan karena memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang sama-sama konsisten.

Baca Juga: Li Claudia Sikat Tambang Pasir Ilegal Batam, Ombudsman Kepri: Jangan Kasih Kendor dan Usut Oknum yang Main!

Antonsen, yang dikalahkan Popov di final Kejuaraan Eropa 2026, menilai gaya main pemain kidal tersebut sulit ditebak, terutama karena ia juga aktif bermain di sektor ganda.

Halaman:

Tags

Terkini