KONTEKS.CO.ID – Pasangan ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, dipastikan kembali bermain bersama setelah sempat dipisahkan usai All England 2025.
Pelatih ganda putri pelatnas, Karel Mainaky, menegaskan duet peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu akan diuji pada rangkaian tur Asia bulan ini.
Apri/Fadia dijadwalkan tampil pada Hong Kong Open 2025 yang berlangsung 9–14 September, lalu melanjutkan ke Korea Open 2025 pada 23–28 September.
Baca Juga: Undian Kejuaraan Dunia BWF 2025: Lawan Berat Menanti Ganda Putri Indonesia di Paris
Menurut Karel, dua turnamen ini akan menjadi ajang pembuktian awal bagi keduanya setelah kembali dipasangkan.
“Saya kasih mereka main lepas dulu, dari situ baru kita lihat lagi,” kata Karel di Cipayung, Jakarta.
Selain itu, Karel tidak menutup kemungkinan menurunkan Apri/Fadia di turnamen level rendah yang digelar di Tanah Air.
Baca Juga: Rombakan Ganda Putri PBSI: Fadia Balik Lagi Sama Apriyani: Ganti Partner, Demi Naik Level
Mereka bisa saja tampil di Indonesia Masters I 2025 di Riau (16–21 September) atau Indonesia Masters II 2025 di Medan (21–26 Oktober) demi mendongkrak peringkat dunia.
Menurut Karel, bila tampil di level tersebut, target yang diusung bukan sekadar ikut serta.
“Kalau memang mereka harus mulai dari bawah, memang bukan kita menuntut juara, tapi mereka harus menjuarai kalau untuk di level segitu,” ujar Karel.
Baca Juga: Siti Fadia Antusias Disatukan Lagi dengan Apriyani Rahayu di Sektor Ganda Putri
“Itu bukan kita kasih beban, tapi memang mereka juga pasti berpikir yang sama.”
Keputusan menyatukan kembali Apri/Fadia bukan tanpa alasan. Karel menyebut keduanya adalah kombinasi paling ideal di sektor ganda putri Indonesia saat ini.