Sementara itu, tim Uber Indonesia berada di Grup C bersama Kanada, Australia, dan China Taipei. Fadil optimistis tim putri mampu melewati fase grup tersebut.
“Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan China Taipei, kami berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia, lalu kemudian kita lolos ke babak berikutnya," katanya.
Ia menambahkan, kekompakan tim menjadi faktor penting dalam pertandingan beregu. "Atmosfernya sangat jauh berbeda. Jadi kadang-kadang kekompakan, kebersamaan itu menjadi penting dan itu bisa menjadi energi untuk mengalahkan siapa pun," katanya.
Baca Juga: Ketum PSSI Menjawab Rumor Timnas Indonesia Masuk Babak Playoff Tambahan Piala Dunia 2026
Untuk target, PBSI berharap tim putri bisa menembus semifinal, meskipun pada edisi sebelumnya tahun 2024 Indonesia berhasil menjadi runner-up usai kalah dari China di final.***
Artikel Terkait
Demi Sinkronisasi, Sekjen PBSI Ricky Soebagja Dipercaya sebagai Ketua Pelatwil
Ricky Soebagdja Dapat Tugas Baru Jadi Pelatwil PBSI 2026, Matangkan Koordinasi dengan Pusat untuk Jaring Bibit Pebulu Tangkis Andal Daerah
PBSI Umumkan 2 Duet Baru Ganda Putra Indonesia, Menanti Kembalinya Magis Leo-Daniel!
PBSI Resmi Umumkan Daftar Pemain Piala Thomas dan Uber 2026: Kombinasi Menakutkan Senior-Junior!
PBSI Umumkan Harga Tiket Indonesia Open 2026: Mulai Rp40 Ribu