“Pearly belum dalam kondisi yang memadai untuk bertanding di level yang dibutuhkan. Kami harus mengambil keputusan untuk memastikan tim benar-benar siap,” tegas Rexy Mainaky pada Kamis, 16 April 2026.
Tantangan Berat di Grup B
Tanpa kehadiran Pearly, perjuangan Malaysia untuk menembus babak perempat final dipastikan bakal makin berat.
Tergabung di Grup B, mereka harus bersaing dengan raksasa Jepang, Turki, dan Afrika Selatan dalam laga yang akan dimulai pada 24 April 2026 di Denmark.
Kini, beban berat ada di pundak Thinaah Muralitharan dan para pemain muda untuk tetap menjaga asa Malaysia di turnamen beregu paling bergengsi tersebut.***
Artikel Terkait
Beredar Kabar Aspar Team Minati Veda Ega Pratama untuk Moto3 Musim 2027
Kata-Kata Viktor Axelsen saat Mengumumkan Pensiun dari Bulu Tangkis, Perpisahan yang Mengharukan
Jejak Prestasi Viktor Axelsen di Bulu Tangkis, Salah Satu Bintang Fenomenal di Tunggal Putra
Viktor Axelsen Resmi Pensiun, Ginting hingga Mohammad Ahsan Ramai-Ramai Ucapkan Perpisahan!
Ginting Siap Jadi Senjata Rahasia Indonesia di Thomas Cup 2026: The King of Deception is Back!
Ada yang Berbeda dengan Polytron Indonesia Open 2026: Turnamen Bulu Tangkis Bergengsi Berbalut Teknologi Keberlanjutan
Duh, Janice Tjen Dikabarkan Cedera Seusai Bawa Indonesia Lolos Babak Playoff Billie Jean King Cup 2026
Mengulik Yonex CROSSWIND 70, Shuttlecock Sintetis yang Sudah Disetujui BWF untuk Turnamen Resmi
Membedah Victor Carbon Sonic Max, Shuttlecock Sintetis Berteknologi Tinggi yang Telah Diakui BWF
Thomas Cup 2026, Fajar Alfian Waspada 'Grup Neraka', Anders Antonsen: Christo Popov Sulit Ditaklukkan