• Sabtu, 18 April 2026

Ricky Soebagdja Dapat Tugas Baru Jadi Pelatwil PBSI 2026, Matangkan Koordinasi dengan Pusat untuk Jaring Bibit Pebulu Tangkis Andal Daerah

Photo Author
Iqbal Marsya, Konteks.co.id
- Kamis, 2 April 2026 | 20:51 WIB
Sekjen Ricky Soebagdja kini menjabat sebagai Kepala Pelatnas Wilayah atau Pelatwil PBSI 2026 untuk menjaring bibit bulu tangkis daerah. (Foto: PBSI)
Sekjen Ricky Soebagdja kini menjabat sebagai Kepala Pelatnas Wilayah atau Pelatwil PBSI 2026 untuk menjaring bibit bulu tangkis daerah. (Foto: PBSI)

KONTEKS.CO.ID – Sekjen PBSI Ricky Soebagdja mendapat tugas baru sebagai Kepala Pelatnas Wilayah (Pelatwil) PBSI tahun 2026.

Ricky nantinya bertugas mensinkronisasi dan mengawasi kerja pelatwil yang merupakan perpanjangan tangan pelatnas.

Program ini sebagai langkah strategis menuju desentralisasi pembinaan atlet bulu tangkis di Tanah Air. Harapannya, dapat menjaring atlet-atlet bulu tangkis berbakat yang tersebar luas di seluruh penjuru Tanah Air.

Baca Juga: Usman Hamid: Polisi Tak Berwenang Limpahkan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus ke Puspom TNI  

Tentunya juga menjadi jembatan antara pembinaan di daerah dengan Pusat Pelatihan NNasional (Pelatnas) utama di Cipayung, Jakarta Timur.

Pelatwil sendiri sudah berjalan sejak November 2025 di dua wilayah pembinaan: Medan, Sumatera Utara untuk wilayah barat. Lalu Surabaya, Jawa Timur untuk wilayah tengah.

Dari seleksi yang telah digulirkan, saat ini terjaring 16 atlet pelatwil barat dan 32 atlet pelatwil tengah.

“Bapak Ketua Umum menunjuk saya sebagai ketua pelatwil yang bertugas untuk memastikan secara keseluruhan pelatwil ini bisa berjalan setelah dibentuk pada tahun lalu,” kata Ricky di Pelatnas Cipayung, dalam keterangan resmi PBSI, Kamis 2 April 2026.

Baca Juga: Baru Beberapa Jam Terbang Menuju Bulan, Astronot Lapor ke Bumi: Toilet Pesawat Ruang Angkasa Artemis II NASA Bermasalah!

“Jadi betul-betul dari mulai program latihan dan lain sebagainya itu meneruskan nanti ke pemusatan latihan nasional,” tuturnya.

Keterlibatan PBSI pusat sendiri dengan dua pelatwil ini, jelas dia, yang pertama memonitoring perjalanannya atau prosesnya. “Jadi bukan hanya diadakan terus ditinggal begitu ya, tapi kita yang memang menyiapkan semua,” tegasnya.

“Dari yang pertama biayanya lalu dalam perekrutan pelatih utama, kita yang merekomendasikan dan koordinasi dengan penanggung jawab langsung di sana. Nah ini semua dimonitoring, nanti prosesnya bagaimana, program latihannya seperti apa, pertandingannya bagaimana, semua akan direport,” beber Ricky.

Ia memastikan program latihan di pelatwil akan selaras dengan program latihan di pelatnas. Hanya bobotnya yang berbeda mengingat para atlet yang bergabung relatif adalah atlet-atlet muda.

Baca Juga: TNI AL Respons Pengakuan Orang Tua Korban Peluru Nyasar di Gresik Diintimidasi, Singgung Tuntutan Ganti Rugi Rp3,3 Miliar  

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Iqbal Marsya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X