KONTEKS.CO.ID – Tekad besar dibawa ganda muda Malaysia, Wan Arif Junaidi/Yap Roy King, jelang turun di Kejuaraan Badminton Asia 2026 di Ningbo, China, 7–12 April mendatang.
Ganda peringkat 16 dunia itu datang bukan sekadar menambah daftar peserta, tetapi memburu posisi empat besar Asia.
Namun, ambisi itu dihadapkan pada rintangan berat sejak pertandingan pertama.
Baca Juga: Hasil Rapat Umum Tahunan di Bali, 31 Suara Dukung Reformasi Regulasi Badminton Asia
Arif dan Roy akan membuka langkah menghadapi pasangan kembar Taiwan, Lee Fang Chih/Lee Fang Jen.
Mereka adalah lawan yang menyingkirkan Arif dan Roy di German Open, bulan lalu.
“Kami kalah dari mereka sebelumnya, jadi ini peluang untuk menebusnya,” katanya.
“Kalau menang, itu bisa jadi suntikan kepercayaan diri untuk langkah berikutnya,” ujar Arif.
Namun ujian yang lebih besar sudah menanti di depan.
Bila berhasil melewati babak pertama, mereka berpotensi menantang unggulan kelima asal Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri.
Baca Juga: Momen Penangkapan Bos Kriminal dari Skotlandia di Bandara Ngurah Rai
Di atas kertas, Fajar/Fikri unggul dalam hal jam terbang dan reputasi.
Tetapi bagi Arif, justru itu yang membuat duel potensial tersebut menjadi motivasi tersendiri.
Artikel Terkait
20 Atlet Bakal Tanding di Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior 2025, Ini Daftar Pemain Muda Terbaik Indonesia
Undian Grup Kejuaraan Asia Bulu Tangkis Junior 2025 Solo, Indonesia Jumpa Malaysia
Otw Ningbo! 12 Wakil Indonesia Amankan Tiket Kejuaraan Asia 2026, Sektor Ganda Mendominasi Skuad Garuda
Kejuaraan Asia 2026, Jonatan Christie Langsung Jumpa Musuh yang Sulit