KONTEKS.CO.ID - Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei pelengseran Presiden Prabowo Subianto di media sosial.
Hasilnya, mayoritas responden menolak Presiden Prabowo Subianto dilengserkan sebelum menyelesaikan masa tugasnya hingga 2029.
"Ternyata memang mayoritas, 67 persen ini menyatakan tidak setuju kalau Presiden Prabowo itu dimundurkan atau dilengserkan atau diturunkan sebelum masa jabatannya berakhir di 2029," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam rilis survei virtual, Rabu 15 April 2026.
Baca Juga: Trump vs Paus Leo XIV Makin Sengit! Sebut Iran Habisi 42 Ribu Orang
16 persen lainnya menyatakan setuju dan 17 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Rico menjelaskan, 20,4 persen responden tidak setuju Prabowo dilengserkan karena ingin menghindari perpecahan.
Kemudian, 17,8 persen responden menilai kinerja pemerintah sudah cukup baik. Dengan demikian, tidak ada urgensi untuk melakukan pergantian di tengah masa jabatan.
Untuk alasan lainnya, 15 persen responden menilai masa jabatan presiden belum selesai.
Lalu, 12,5 persen penghormatan terhadap mandat rakyat hasil pemilu.
Baca Juga: Kemenkes Resmi Terapkan Aturan Nutri Level di Pangan Siap Saji, Ini Penjelasannya
Median juga merilis hasil survei, dimana 71,8 persen responden puas terhadap kinerja pemerintah Prabowo-Gibran.
Dari angka 71,8 puas yang disampaikan responden, sebanyak 23,7 persen menyatakan tidak puas dan 4,5 persen menjawab tidak tahu.
"Sekitar 71,8 persen itu puas terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran," ucap Rico.