nasional

Bukan Ekstrem, BMKG Sebut Kemarau 2026 Lebih Kering Dibanding Rata-rata 30 Tahun

Selasa, 14 April 2026 | 12:34 WIB
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dalam 30 tahun. (Foto: pixabay/Alexandra_Koch)


KONTEKS.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan, musim kemarau tahun 2026 akan lebih kering dari sebelumnya.

Bahkan, jika dibandingkan dengan nilai rata-ratanya selama periode 30 tahun terakhir.

Tak hanya lebih kering, musim kemarau tahun ini diprakirakan akan datang lebih awal dengan durasi yang lebih panjang.

Baca Juga: Pencurian Data Besar-besaran: Peretas Tuntut Uang Tebusan dari Rockstar Games

"Bila dibandingkan dengan rata-ratanya selama 30 tahun, musim kemarau tahun ini relatif lebih kering," ujar Direktur Perubahan Iklim BMKG, Fachri Rajab menukil Antara, Selasa 14 April 2026.

"Namun perlu digarisbawahi, maksudnya adalah lebih kering dari rata-rata, bukan musim kemarau terparah sepanjang 30 tahun," imbuhnya.

Fachri lantas meluruskan informasi yang menyebutkan kemarau 2026 sebagai yang paling ekstrem.

Bahkan, ada pihak menyebut terkesan sangat mengerikan Kemarau Godzila atau El-Nino Godzila.

Menurut Fachri, BMKG tidak menggunakan istilah tersebut dan fenomena yang digambarkan itu tidak sepenuhnya benar, cenderung berlebihan untuk disampaikan kepada publik.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Bertemu Menteri Perang AS, Sepakat Jalin Kerja Sama Pertahanan Utama  

Jika dibandingkan tahun per tahun, kata dia, kemarau tahun 1997 dan 2015 masih jauh lebih dahsyat. Namun, kondisi tahun ini diprediksi memang lebih kering dibandingkan tahun 2023.

Adapun, kemarau tahun 2026 dipengaruhi oleh aktifnya fenomena El Nino yang mulai muncul pada akhir April hingga awal Mei 2026.

Kehadiran fenomena ini berpengaruh pada berkurangnya intensitas curah hujan di wilayah Indonesia

"Perlu pula diketahui El Nino dan musim kemarau itu kedua barang yang berbeda gitu ya. Walaupun El Nino mempengaruhi intensitas dari musim kemarau, tapi musim kemarau bukan karena ada El Nino, bukan gitu ya," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini