• Sabtu, 18 April 2026

Cegah Microsleep di Jalan: Jangan Sepelekan Kantuk Saat Berkendara

Photo Author
Anis Mutmainah, Konteks.co.id
- Rabu, 30 Juli 2025 | 18:55 WIB
Cegah Microsleep di Jalan: Jangan Sepelekan Kantuk Saat Berkendara (Pixabay/camidha)
Cegah Microsleep di Jalan: Jangan Sepelekan Kantuk Saat Berkendara (Pixabay/camidha)
  • Mengemudi jarak jauh: Perjalanan panjang tanpa istirahat dapat menyebabkan kelelahan.

  • Mengemudi malam hari: Ritme sirkadian alami tubuh cenderung membuat kita mengantuk di malam hari.

  • Konsumsi alkohol atau obat tertentu: Beberapa obat memiliki efek samping mengantuk.

  • Monotoni jalan: Jalan lurus dan sepi seperti tol bisa membuat pengemudi kehilangan kewaspadaan.

  • Cara Mencegah Microsleep di Jalan

    Baca Juga: Dari Vokalis Galau ke Warga Kehormatan, Ifan Seventeen Naik Level

    1. Istirahat Cukup Sebelum Berkendara
      Pastikan tidur minimal 7–8 jam sebelum melakukan perjalanan jauh. Hindari mengemudi dalam kondisi kelelahan.

    2. Berhenti Setiap 2 Jam Sekali
      Lakukan istirahat singkat setiap dua jam atau setiap 150 km perjalanan. Gunakan waktu untuk berjalan-jalan ringan, minum air, atau sekadar meregangkan badan.

    3. Hindari Mengemudi Larut Malam
      Jika memungkinkan, hindari berkendara di waktu tubuh cenderung lelah, yaitu antara pukul 02.00–05.00 dini hari dan 13.00–15.00 siang.

    4. Ajak Teman untuk Bergantian Mengemudi
      Jika perjalanan jauh, sebaiknya ada pengemudi cadangan untuk bergantian.

    5. Gunakan Musik atau Ventilasi Udara
      Dengarkan musik dengan tempo cepat atau buka jendela agar sirkulasi udara segar membantu tetap terjaga.

    6. Konsumsi Kafein Secukupnya
      Minuman berkafein seperti kopi atau teh bisa membantu tetap terjaga, namun bukan solusi utama. Efeknya pun hanya sementara.

    7. Waspadai Gejala Kantuk
      Jika sudah muncul tanda-tanda mengantuk, segera menepi dan tidur sejenak (power nap 10–15 menit).

    Microsleep bukan sekadar rasa kantuk biasa. Ia bisa merenggut nyawa dalam sekejap jika tidak ditangani dengan serius.

    Baca Juga: Dari Vokalis Galau ke Warga Kehormatan, Ifan Seventeen Naik Level

    Keselamatan berkendara bukan hanya soal kemampuan mengemudi, tapi juga tentang kondisi fisik dan kesadaran penuh.

    Halaman:
    Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
    di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

    Editor: Lopi Kasim

    Tags

    Artikel Terkait

    Terkini

    X