Para barista akan unjuk gigi dalam menyeduh kopi menggunakan metode manual (filter), menunjukkan teknik dan pengetahuan mendalam mereka.
Kompetisi ini terbagi menjadi dua tahap: compulsory service (sesi wajib), saat peserta harus menyeduh kopi misteri yang sama dan dinilai dari berbagai aspek seperti aroma, rasa, body, keseimbangan, dan keasaman; serta open service (sesi terbuka).
Nantinya peserta bebas memilih biji kopi mereka sendiri dan melakukan presentasi berdurasi 10 menit tentang latar belakang, metode penyeduhan, hingga profil rasa.
Kreativitas, ketepatan, dan penyampaian menjadi bagian dari penilaian.***
Artikel Terkait
Indonesia dan Libya Teken Sembilan Kerja Sama Bisnis, Mulai Jamu hingga Kopi
Ngeri, Belasan Pekerja Warung Kopi di Ponorogo Positif HIV