Tapi persoalan krisis moneter alias krismon di dalam negeri membuat Menristek saat itu, BJ Habibie, menarik Prof Pratiwi dari pusat pelatihan NASA di Florida.
Sejak kecelakaan terjadi, Pratiwi masih intens menjalankan latihan. Bedanya, kali ini tak ada kepastian kapan bakal berangkat menuju luar angkasa.
“Ketika itu misi tidak pernah dinyatakan gagal, dibatalkan dan sebagainya. Nggak pernah. Latihannya tidak pernah ada penjadwalan kembali atau penjadwalan ulang,” tutur pakar mikrobiologi kelahiran 31 Juli 1952 itu.
“Ada terus jadwalnya. Sampai akhirnya di tahun 1997 kita krismon dan Pak Habibie pada waktu sebagai Menteri Ristek yang menangani program ini mengatakan bahwa karena krismon kita hentikan saja karena pembiayaannya menjadi terbatas,” pungkas Pratiwi.
Demikian kisah tragis Pratiwi Pujilestari Sudarmono yang berlatih menjadi astronaut selama belasan tahun, tapi gagal terbang ke luar angkasa. ***